Menristek Bambang Puji Pemurni Udara Inovasi SCNP

IN
Oleh inilahcom
Selasa 24 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengapresiasi inovasi PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) yang berhasil menciptakan pemurni udara (air purifier).

Keberhasilan SCNP ini merupakn lanjutan dari sukses penciptaan alat kesehatan detektor dini penyakit kardiovaskular NIVA (Non Invasive Vascular Analyzer) pada 2019.

Apresiasi Bambang Brodjo disampaikan kepada manajemen SCNP saat berkunjung ke Kementerian Riset dan Teknologi di Gedung BPPT II, Jakarta, Selasa (24/11/2020). Informasi saja, NIVA merupakan hasil pengembangan kerja sama antara SCNP dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). "Perangkat Air Purifier Turbo dari SCNP merupakan inovasi positif dalam ranah kesehatan yang memberikan rasa nyaman bagi manusia dengan membuat udara menjadi bersih dari polutan," saat menerima kunjungan SCNP dalam rangka silaturahmi dan pemaparan fungsi serta manfaat air purifier bagi pelaku industri dan rumah tangga.

Hadir dalam kunjungan ini, Bendahara Palang Merah Indonesia (PMI), Suryani Motik; Direktur Utama SCNP, Hendrik Nursalim; Direktur Operasi, Shirly Effendy; Corporate Secretary, Tumpal Sihombing dan Tim Produk SCNP. Turut hadir partner strategis SCNP yaitu Pestaman Siagian (Kompas Gramedia), Hendra Rusmana (Aksel) dan Andre Sastrawijaya (Pixel Perdana Jaya).

"Perangkat ini seperti suplemen, yang potensinya sangat layak untuk diuji lebih lanjut dalam upaya membasmi COVID-19. Untuk itu LIPI siap berkolaborasi dengan SCNP dalam melakukan pengujian efektivitas Air Purifier Turbo secara langsung terhadap virus COVID-19 di laboratorium khusus," kata Bambang.

Sementara, Suryani Motik menyampaikan, manfaat Air Purifier sangat relevan dengan aspek kesehatan dan juga kemanusiaan. Hal senada disampaikan Direktur Utama SCNP, Hendrik Nursalim bahwa udara yang sehat, bersih dan minim dari kuman, polutan, virus, bakteri yang dapat membahayakan kesehatan manusia, merupakan proposi nilai utama dan sangat dibutuhkan oleh pelaku industri (perkantoran/pabrik) dan rumah tangga saat ini.

Sementara, Shirly menyatakan, air purifier ini, mampu menyediakan kebutuhan manusia akan udara sehat dan bersih, yang diperoleh melalui 4 tahap secara teknis. Yakni, penyaring HEPA (High Efficiency Particles Arrestant Filter), yang efektiftivitasnya mencapai 99.97% dalam menyaring kuman, polutan, virus, bakteri dengan ukuran hingga 0.3 mikron yang bertebaran di udara yang kita hirup. Kedua, sebagai UV kategori C yang teremisi di dalam perangkat (tertutup rapat), dapat membunuh bakteri, kuman dan virus di udara yang dialirkan ke dalam perangkat untuk kemudian dihembuskan kembali sebagai udara yang bersih.

Ketiga, sebagai ion generator, berfungsi mengeluarkan ion-ion negatif dan mereduksi densitas partikel buruk di udara. Keempat adalah lampu biru LED, yang menarik nyamuk dan serangga sehingga masuk dan terperangkap. Tim produk SCNP berkesempatan melakukan demo perangkat Air Purifier, yang sangat hemat (hanya 35 watt) namun sanggup menyaring udara dengan debit 167m3/jam dalam ruang berdimensi 8x8x3 meter.

Dengan tingkat kemurnian udara juga diukur menggunakan detekor khusus sebelum dan sesudah penggunaan Air Purifier dalam ruangan. Sebelumnya, SCNP telah menerima ragam testimoni dari para pengguna Air Purifier Turbo yang menjadi bukti nyata manfaat Air Purifier bagi kesehatan manusia.

Corporate Secretary SCNP, Tumpal Sihombing menyampaikan, jika NIVA adalah perangkat yang bermanfaat untuk kebutuhan screening (detektor dini) penyakit cardiovascular untuk industri hospital atau klinik. Sedangkan air purifier adalah kategori comfortable goods yang secara preventif bermanfaat bagi kesehatan manusia untuk para profesional yang bekerja di perkantoran/pabrik maupun anggota keluarga yang beraktivitas di rumah. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA