20 Tahun Apkasindo Mendapat Apresiasi Para Menteri

IN
Oleh inilahcom
Kamis 26 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Memperingati HUT Ke-20, DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mendapatkan kado istimewa dengan ucapan selamat dari para menteri, pelaku industri sawit, dan masyarakat.

Acara syukuran organisasi petani sawit terbesar di Indonesia ini dirayakan sederhana di Jakarta, Rabu, (25/11/2020) disertai protokol kesehatan. Deretan menteri dan pejabat eselon yang hadir antara lain Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo; Kepala KSP/Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, Moeldoko; Dirjen Perkebunan Kementan, Kasdi Subagyono. Kegiatan ini diikuti 200 peserta melalui virtual dari kalangan Dewan Pembina, Dewan Pakar, pengurus wilayah, dan anggota APKASINDO serta tamu undangan.

Luhut mengucapkan selamat kepada Apkasindo di bawah kepemimpinan Gulat Manurung sebagai Ketua Umum dan Rino Afrino sebagai Sekjen, berhasil menjalankan roda organisasi dengan sangat baik. "Saya berharap dengan kepemimpinan Pak Gulat dan Pak Rino, asosiasi petani kelapa sawit ini terus berkembang dan mampu berkontribusi bagus untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Organisasi petani sawit ini diharapkan mampu menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan mau dipecah belah orang lain. Kita harus setia kepada founding father," ucap Luhut dalam sambutan secara virtual.

"Peran Apkasindo sangat besar karena anggotanya berasal dari petani sawit biasa. Saya percaya dengan kepemimpinan Pak Gulat dan Pak Rino, organisasi ini mampu berkontribusi dengan baik kepada kesatuan dan persatuan serta kesejahteraan petani kita semua. Sekali lagi, selamat HUT ke-20 kepada Apkasindo," imbuh Luhut.

Selanjutnya, Menteri Pertanian, Syahrul melalui teleconference, menyatakan ingin dekat dengan seluruh jajaran Apkasindo di bawah kepemimpinan Gulat Manurung selaku Ketua Umum dan Rino Afrino selaku sekretaris jenderal. "Mari kita sama-sama bergandengan tangan agar seluruh aspek pertanian berjalan baik di masa datang. Saya yakin peranan APKASINDO di perkebunan sawit kita berharap akan mampu akselerasi dan tingkatkan berbagai upaya kita agar besok APKASINDO bersama rakyat akan berkemabgn lebih baik dan terus maju," ujar Syahru.

"Kami berharap jajaran pertanian terutama asosiasi seperti Apkasindo bisa menjadi kekuatan ekonomi rakyat untuk menghadirkan pekebun kita lebih baik hidupnya di masa datang. Suka atau tidak pertanian berkontribusi baik ditengah pandemic. Perkebunan memberikan tren positif kepada kita. Sektora pertanian yang 16,2% dan nilai tukar petani naik. Begitupula sektor perkebunan naik ini menandakan sektor perkebunan lebih baik di masa datang," ujarnya.

Syahrul menuturkan, 20 tahun Apkasindo berhasil memberikan nilai dan arti sangat besar sektor pertanian secara nasional. "Maupun dapat menjadi kekuatan secara nasional. Anggota keluar besar APKASINDO yang saya banggakan. Di hari ulangtahun ini, kita dapat menyatukan emosional kita. Bahwa negara membutuhkan kita. APKASINDO dibutuhkan Kementerian Pertanian dalam membuat konsep dan menghadirkan program yang berkepentingan terhadap perkebunan," paparnya.

Selanjutnya, Syahrul berharap, Apkasindo bisa memberikan rumusan dan konsep yang bergun bagi pengembangan sektor perkebunan. Ke depan, perkebunan sawit bisa diintegrasikan dengan sektor lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Selain juga intensifikasi merupakan pilihan strategis untuk dijalankan secara sama-sama.

"HUT ke-20 Apkasindo merupakan konsolidasi emosional, itu yang pertama. Kedua, perlu sebuah konsepsi mari kita bangun konsepsi agenda temporer dan strategis seperti apa. Ini menyatukan idealisme dan kekuatan Kementerian Pertanian. Saya titipkan Dirjen Perkebunan untuk bersama-sama Apakasindo. Sayang sekali saya tidak bisa hadir di tempat itu. Tapi dirjen saya akan hadir," kata Syahrul.

Sementara, Moeldoko selaku Ketua Dewan Pembina DPP Apkasindo, berharap organisasi ini bisa menjembatani petani serta membantu persoalan yang mereka hadapi. "Dulu waktu pelantikan pengurus, saya katakan jika organisasi (Apkasindo) tidak bermanfaat. Tidak usahlah, bubar saja. Tapi sekarang, pengurus Apkasindo membuktikan bisa membantu petani," ujar Moeldoko.

Dia mengharapkan Apkasindo dapat menjembatani antara perusahaan sawit besar dengan petani kecil. Di sini ada perusahaan sawit seperti Sinarmas dan lainnya. Peran Apkasindo sebagai penjembatan. Kalau ada kebijakan tidak tepat, maka Apkasindo berdiri paling depan.

"Kenapa kebijakannya tidak tepat, harus berani seperti itu. Di satu sisi sebagai Kepala Staf Presiden, di sisi lain sebagai Ketua Dewan Pembina APKASINDO tapi saya juga perjuangkan. Kalau pemerintah mengambil langkah tidak tepat, saya akan teriak keras. Ini peran yang harus diambil APKASINDO supaya ada gunanya. Kalau tidak ada gunanya, balik kampung saja," ujar Moeldoko sambil tersenyum.

Gulat ME Manurung, Ketua Umum DPP Apkasindo menyatakan, 20 tahun Apkasindo sangat istimewa. Dia pun tak menyangka organisasi ini terus berkembang yang mendapat apresiasi besar dari banyak kalangan. Dua dekade Apkasindo, sederet gebrakan sudah dilakukan demi memboyong petani swadaya setara dengan korporasi. Mulai dari tegas-tegasan melawan intervensi dan isu yang ditabur oleh asing hingga berdebat dengan penggiat lingkungan di Madrid (Spanyol), Zurich (Swiss) dan Amsterdam (Belanda) terkait kelapa sawit sudah dia lakoni.

Di dalam negeri, kata Gulat, Apkasindo menggeber Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), mengurai dan meminta pemerintah bersikap tegas terhadap kebun swadaya dalam klaim kawasan hutan, menyodorkan pola pembinaan hingga metoda penetapan harga TBS petani, dijabani. Yang terbaru, menyodorkan skema hilirisasi TBS Petani.

Sederet kerja sama yang menguntungkan petani juga sudah dibikin. Mulai dari menggandeng Pusat Penelitan Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Dami Mas, Topaz, hingga menggandeng Surveyor Indonesia dan Mutu Agung untuk urusan lahan. "Meski begitu, masalah yang dihadapi oleh petani masih sangat banyak. Masalah itu kemudian kami rangkum dalam lembaran butir-butir rekomendasi yang akan disampaikan kepada sejumlah menteri," kata kandidat Doktor Lingkungan ini.

Rino Afrino, Sekjen DPP Apkasindo merasa terharu dengan respons positif dari menteri, pejabat negara, masyarakat, dan perwakilan pelaku usaha kepada Apkasindo di usia ke-20. "Ke depan, ucapan dan harapan ini memotivasi pengurus APKASINDO untuk bekerja lebih baik dan bermanfaat bagi petani sesuai arahan Bapak Moeldoko (Ketua Dewan Pembina)," kata Rino.

Dalam acara ini, hadir sejumlah asosiasi sektor kelapa aswit, semisal GAPKI, DMSI, GIMNI, APOLIN, APROBI, MAKSI, SAMADE, ASPEKPIR dan GPPI. Undangan yang datang antara lain Paulus Tjakrawan (Ketua Harian APROBI) Azis Hidayat (ISPO), Suryanto Bun (Ketua Bidang Kemitraan GAPKI), Fransiscus Costan (Direktur Sinarmas Agro), Wira (Triputra Agro Persada), Syaiful Bahri (Staf Pribadi Menteri Pertanian), Tri Chandra (Kantor Wakil Presiden), Prof Winarni Monoarfa (Staf Ahli Menteri LHK).

Di sela syukuran HUT ke-20, adapula kegiatan Penyerahan Rekomendasi Percepatan Penyelesaian Lahan Petani Dalam Kawasan Hutan kepada ibu Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan bidang Hubungan Antar Lembaga, Prof Minarni Monoarfa. Selain itu, dilakukan peluncuran Koperasi Setara dan penyerahan sertifikat ISPO koperasi Petani. Dalam kegiatan ini diberikan penghargaan kepada perusahaan, praktisi sawit, dan media yang berkontribusi bagi industri sawit terutama petani.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA