Keluarga Minta TKI Disiksa Majikan Dipulangkan

IN
Oleh inilahcom
Jumat 27 November 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Cirebon - Syafii (69), meminta pemerintah segera memulangkan anaknya Mei Herianti (26), ke Indonesia. Mei diketahui sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kota Cirebon, Jawa Barat, yang mengalami penyiksaan saat bekerja di Malaysia.

"Saya minta pemerintah bisa memulangkan anak saya," kata Syafii, di Cirebon, Jumat (27/11/2020).

Menurut Syafii, selama 3 bulan bekerja di Malaysia, Mei tidak pernah memberikan kabar kepadanya. Ia kaget mendengar kabar bahwa anaknya menjadi korban penyiksaan sang majikan.

"Sedih dan syok saat mendengar anak saya jadi korban penganiayaan. Padahal anak saya kan di sana niatnya kerja buat keluarganya," tuturnya.

Syafii mengatakan Mei terpaksa bekerja sebagai TKI atau pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia karena kebutuhan ekonomi.

Karena sebelum menjadi TKI, Mei sempat bekerja di pusat perbelanjaan dan suaminya juga berjualan es, namun karena tekanan ekonomi, maka ia terpaksa berangkat ke Malaysia.

"Mei berangkat karena desakan ekonomi, apalagi setelah dia mempunyai anak," kata Syafii.

Dari keterangan resmi dari BP2MI pada November 2020 Polisi diraja Malaysia (PDRM) melakukan operasi penggerebekan sebuah rumah beralamat di Nomor 23 Jalan J Taman Batu 52000 Kuala Lumpur.

Tujuan penggerebekan adalah untuk menyelamatkan seorang PLRT bernama Mei Haryanti yang diduga disiksa oleh majikannya secara keji.

"Operasi didasari laporan Tenaganita Petaling yang berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur setelah Tenaganita menerima aduan masyarakat sekitar yang melihat korban dibiarkan tidur di teras oleh majikan di dalam kondisi yang mengenaskan," kata Kepala BP2MI Benny Ramdhani melalui keterangan tertulisnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA