Bea Cukai Madura Musnahkan 3 Juta Rokok Ilegal

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 28 November 2020
share
 

INILAHCOM, Pamekasan - Kantor Bea Cukai Madura melaksanakan pemusnahan barang milik negara (BMN) hasil penindakan periode November 2019-Agustus 2020 berupa tiga juta batang rokok ilegal di TPA Angsanah Pamekasan, Kamis (26/11).

Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Yanuar Calliandra menjelaskan pemusnahan dilakukan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan dengan cara ditimbun. Rokok ilegal tersebut disatukan dalam satu lubang kemudian dicampur dengan sampah dan air kemudian ditimbun dengan tanah.

"Rokok ilegal ini merupakan hasil penindakan periode 29 November 2019 hingga 13 Agustus 2020 sebanyak 3.077.112 batang dengan nilai barang Rp2.848.118.780 dan potensi kerugian negara sebesar Rp1.684.982.570," ungkap Yanuar.

Rokok ilegal tersebut berasal dari hasil operasi penindakan atas pelanggaran ketentuan di bidang cukai yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai Madura sebanyak 74 kali penindakan.

Pemusnahan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi nomor S-240/MK.6/KN.5/2020 tanggal 09 November 2020 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC TMP C Madura.

Yanuar juga menyampaikan bahwa sebagai instansi Pemerintah di bawah Kementerian Keuangan, Kantor Bea Cukai Madura dari tahun ke tahun senantiasa memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap barang-barang ilegal yang berbahaya sekaligus untuk mengamankan penerimaan negara agar terhindar dari kerugian negara akibat rokok ilegal.

"Upaya ini dilakukan baik secara preventif dengan memberikan sosialisasi cukai ke masyarakat, maupun secara represif melalui peningkatan pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal khususnya rokok ilegal di wilayah Madura," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Yanuar juga menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada aparat penegak hukum, Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerjasama, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA