Walkot Cimahi dan Pemberi Suap Resmi Tersangka

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 28 November 2020
share
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamad Priatna - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamad Priatna (AJM) resmi ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, terkait kasus dugaan suap terkait perizinan pembangunan Rumah Sakit (RS) Kasih Bunda, Cimahi, tahun anggaran 2018-2020.


Komisi Pemberantasan Korupsi, turut mrntersangkakan, Komisaris Rumah Sakit Umum Kasih Bunda, Cimahi, Hutama Yonathan (HY), selaku sebagai pemberi suap kepada Ajay Priatna.

"Terkait kasus tersebut, KPK telah menetapkan dua orang tersangka," kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat menggelar konpers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (28/11/2020).

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamad Priatna diduga sudah menerima suap sebesar Rp1,661 miliar dari total kesepakatan Rp3,2 miliar. Uang itu diterima dalam lima kali tahapan, diduga berkaitan dengan pembangunan penambahan Gedung RSU Kasih Bunda.

Ajay disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Hutama Yonathan, selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. [wll]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA