Bea Cukai Aceh Musnahkan 2,5 Ton Gula Impor Ilegal

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 28 November 2020
share
 

INILAHCOM, Banda Aceh - Bea Cukai Bersama Kejaksaan Negeri Banda Aceh memusnahkan 2,5 ton gula impor ilegal hasil tangkapan Bea Cukai Banda Aceh selama tahun 2020. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transpransi Bea Cukai terhadap tindak lanjut dari barang hasil sitaan.

Bertempat di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Banda Aceh pemusnahan ini dilaksanakan dan turut dihadiri oleh beberapa intansi terkait.

Kepala Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Heru Djatmika Sunindya menyampaikan, selain gula ilegal terdapat barang bukti sitaan perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap lainnya yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Banda Aceh, termasuk barang bukti tindak pidana dari instansi lain seperti ganja, ekstasi, sabu, senjata api, rokok ilegal dan bukti kejahatan lainnya.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, dipotong, dirusak dan ditanam.

"Pelaksanaan pemusnahan ini berdasarkan surat yang telah dikeluarkan secara resmi dan merupakan tindak lanjut kerja sama antara Bea Cukai Banda Aceh bersama Kejaksaan Negeri Banda Aceh dan instansi lain yang terkait sebagai bentuk penyelesaian barang bukti," jelas Heru.

Menurut Heru, perairan Aceh banyak dimanfaatkan untuk kegiatan impor barang secara illegal. Beberapa pelabuhan tikus yang digunakan nelayan juga disinyalisasi sering membawa barang-barang impor ilegal berasal dari Malaysia dan Thailand, berupa gula, beras ketan dan bawang merah.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA