KPK Geledah Rumah Istri Edhy Prabowo, Ini Hasilnya

IN
Oleh inilahcom
Jumat 04 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen penting terkait kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Berbagai dokumen dan bukti elektronik itu disita tim penyidik saat menggeledah rumah dinas anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi yang juga istri Edhy Prabowo pada Kamis (3/12/2020).

"Penggeledahan dilakukan sampai dengan pukul 24.00 WIB. Adapun dalam penggeledahan tersebut telah ditemukan dan diamankan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang terkait dengan perkara ini," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (4/12/2020).

Iis sendiri sempat diamankan bersama sang suami dan sejumlah pihak lain saat KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (25/11/2020) lalu.

Saat itu, Iis yang baru tiba dari Hawaii sempat menjalani pemeriksaan di Gedung KPK. Namun, Iis dilepaskan KPK dan berstatus sebagai saksi.

Sementara sang suami, bersama enam orang lainnya, termasuk staf khusus Iis bernama Ainul Faqih ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam konstruksi perkara yang disampaikan KPK, Ainul diduga menerima uang Rp 3,4 miliar dari Amri dan Ahmad Bahtiar yang merupakan nominee Edhy Prabowo di kepengurusan PT Aero Citra Kargo.

Dari Rp 3,4 miliar yang diterima Ainul, sebanyak Rp 750 juta dipergunakan Edhy Prabowo dan Iis untuk berbelanja barang mewah seperti jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, hingga baju Old Navy saat kunjungan kerja ke Hawaii, Amerika Serikat.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA