63 Tahun Pertamina

PPN Bagikan Beasiswa AMT dan Santuni Anak Yatim

IN
Oleh inilahcom
Jumat 11 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Memperingati 63 Tahun berdirinya PT Pertamina, salah satu anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memberikan sejumlah bantuan pendidikan serta santuni anak yatim.

Kali ini, PPN mengucurkan dana pendidikan untuk 325 pelajar SD, SMP, SMA serta mahasiswa perguruan tinggi, untuk putera-puteri awak mobil tangki (AMT) yang berprestasi. Corporate Secretary Division Head Pertamina Patra Niaga Murti Dewi Hani menyerahkan langsung beasiswa kepada perwakilan siswa mulai dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi melalui daring internet, Jumat (11/12/2020).

Penyerahan beasiswa ini pun disaksikan kepala sekolah atau perwakilan sekolah masing-masing dan para orang tua penerima beasiswa. "Total dana beasiswa yang dikucurkan Pertamina Patra Niaga senilai Rp 1,2 miliar kepada 125 siswa SD, 75 pelajar SMP, 75 pelajar SMA dan 50 mahasiswa. Bea siswa untuk masing-masing siswa SD Rp1,8 juta, SMP Rp 2,4 juta, SMA Rp 3,6 juta dan mahasiswa Rp 6 juta per orang," kata Murti Dewi Hani.

Pelajar yang mendapatkan beasiswa adalah para siswa dengan nilai rata-rata raport minimal 7. Sementara mahasiswa yang mendapatkan beasiswa adalah para pelajar dengan IPK minimal 3 dan berasal dari keluarga Awak Mobil Tangki di 33 lokasi dari berbagai kota di Indonesia yang telah mendistribusikan BBM/BBG selama masa pandemi Covid-19.

Beasiswa dimanfaatkan anak untuk membeli alat tulis, buku tulis. Bahkan kuota internet digunakan untuk mendukung pembelajaran daring dari program Corporate Social Responsibility bidang pendidikan Pertamina Patra Niaga. "Ini komitmen Pertamina Patra Niaga mutu pendidikan masyarakat. Pendidikan adalah hak semua orang karena itu tidak ada alasan anak-anak kita tidak bersekolah atau putus sekolah walaupun saat ini negeri ini sedang dilanda Pandemi Covid-19. Harapannya beasiswa ini bisa membuat anak lebih berprestasi lagi," katanya.

Selain menyalurkan beasiswa pendidikan kepada anak AMT Berprestasi, Pertamina Patra Niaga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan bantuan operasional pendidikan yayasan panti asuhan senilai Rp 350 juta di area kerja Kantor Pusat, Region I-Sumatera, Region II-DKI Jabar Banten, Region III Jateng DIY & Jatim Balinus, Region IV Kalimantan, Region V Indotim dan Patra Batu Bintang Commercial Estate di Dumai.

"Pemberian santunan merupakan upaya berbagi kebahagiaan sebagai wujud rasa syukur atas bebagai pencapaian, sekaligus momentum untuk memajatkan doa untuk kinerja yang lebih baik di tahun mendatang," kata Murti.

Salah satu penerima bantuan adalah Pesantren Arafah/Yayasan Arafah Mukapayung Cililin Kab. Bandung Barat. Nuri, salah satu pengelola pesantren mengatakan, hingga saat ini santri yang mukim berjumlah 169 anak. Sebanyak 85 persen dhuafa dari jumlah keseluruhan 560 anak terdiri dari putra dan putri yang berasal dari berbagai daerah: Bandung, Jakarta, Tasikmalaya, Ciamis, Serang, Bekasi, Karawang, Medan, Pontianak, NTT, Papua, dan eks Timor Timur.

Nuri menjelaskan, pesantren memilii tiga program utama yakni pendidikan, dawah dan pemberdayaan sosial di kawasan bendungan Saguling. Saat ini, meskipun masih sederhana pesantren telah memiliki Masjid, Asrama putra dan putri, ruang belajar, kantor, MCK, lapangan olah raga, perpustakaan dan sarana latihan santri dalam bidang teknik, pemeliharaan lele dan jamur.
"Pesantren masih mengandalkan donator. Karenanya bantuan dari Pertamina Patra Niaga amat berharga dan pastinya bermanfaat bagi pesantren dan masa depan pendidikan santri," ujar Nuri.

Setiap hati, Pertamina Patra Niaga menyalurkan volume BBM sebanyak 2,6 juta kiloliter ke berbagai lokasi pengiriman di Indonesia dengan berbagai moda transportasi. Salah satu segmentasi penyaluran yang besar disumbang Fleet SPBU, di mana terdapat 70 ribu kiloliter BBM disalurkan oleh 1.800 unit mobil tagki dengan rerata jarak tempuh 260 per kilometer per hari per unit di seluruh Indonesia. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA