Mensos Korupsi Bansos, Demokrat: Hati Rakyat Sakit

IN
Oleh inilahcom
Jumat 11 Desember 2020
share
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Benny K Harman menilai, dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang dilakukan oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara, sangat melukai hati nurani rakyat.

"Itu (kasus korupsi Bansos), sungguh menyakiti hati rakyat," sesal Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Benny K Harman saat ditemui rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/12/2020).


Benny mengapresiasi KPK dalam mengungkap kasus itu. Dia juga mengapresiasi sikap pemerintah yang membuka ruang bagi KPK untuk melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Terutama saya memberi apresiasi kepada bapak Presiden Jokowi yang memberi ruang seluas-luasnya kepada KPK untuk kembali bergeliat memberantas Korupsi yang menurut saya, masih masif saat ini," tandasnya.

Diketahui, KPK menetapkan Juliari yang juga politisi PDI Perjuangan itu sebagai tersangka penerima suap Bansos Covid-19. Tidak lama setelah statusnya diumumkan, Juliari pun langsung menyerahkan diri ke KPK.

Pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial juga ditetapkan sebagai tersangka. Ini terkait dugaan suap pengadaan Bantuan Sosial terkait pandemi Covid-19 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Dalam kasus ini KPK mengamankan uang dengan satuan mata uang asing dan mata uang Rupiah dengan total mencapai Rp14.5 Miliar serta tiga mobil yang diduga pembeliannya berasal dari 'fee' pengadaan jasa pengiriman Bansos.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA