Vaksin Sinovac Belum Ada Sertifikasi Halal MUI

IN
Oleh inilahcom
Selasa 15 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum memberikan sertifikat halal terhadap vaksin sinovac untuk Covid-19. Pasalnya, hingga saat ini MUI masih menunggu kelengkapan dokumen dari vaksin tersebut.

Ketua MUI Pusat Asrorn Ni'am Sholeh mengatakan pihaknya belum mendapatkan dokumen tahapan penumbuhan vero cell dan penumbuhan virus.

Proses uji halal vaksin Sinovac dimulai sejak perusahaan asal Tiongkok itu bekerja sama dengan PT Bio Farma.

"Hingga hari ini, tim koordinasi pengkajian halal dan strategi komunikasi vaksin corona terus berkomunikasi dan posisi sekarang menunggu kelengkapan dokumen dari produsen vaksin sinovac," jelasnya.

Asrorun menceritakan permohonan uji kehalalan telah didaftarkan dan pada 15 Oktober 2020 lalu LP POM, MUI, Kemenkes, Komisi Fatwa, BPOM terbang ke Tiongkok untuk proses auditing lapangan. Kemudian pada 12 November 2020 kembali ke Tanah Air dan mengkaji atas temuan audit yang dilaksanakan di Beijing.

Hingga saat ini MUI bersama lembaga lainnya masih mengkaji atas temuan tersebut sambil menunggu kelengkapan dokumen dari produsen vaksin sinovac. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA