Utang RI 10 Besar Dunia, Jokowi Dibully Demokrat

IN
Oleh inilahcom
Jumat 25 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Jelang pergantian tahun, utang di era Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan tajam dari kader Partai Demokrat. Keberaniannya jauh di atas presiden sebelumnya, SBY.

Beberapa waktu lalu, International Debt Statistics (IDS) 2021 merilis data yang diterbitkan Bank Dunia pada Oktober 2020. disebutkan bahwa Indonesia masuk 10 besar negara dengan utang terbesar di dunia. Wow.

Posisi Indonesia tepatnya berada di ranking 7 dengan nilai utang sebesar US$402,08 miliar. Deputi Isu dan Narasi Badan Komunikasi dan Strategi DPP Demokrat, Cipta Panca Laksana langsung menyambar informasi ini. Dia mengeluarkan sindiran atas "prestasi" yang diraih Indonesia di era Jokowi. "Memang Jokowi nggak ada lawannya deh. Presiden lain mana bisa begini. Masuk 10 besar dunia," ujarnya lewat akun twitter pribadi, Jumat (25/12/2020).

Secara khusus, Panca menyindir seseorang yang dengan sebutan Panjoel. Di mana orang tersebut sempat berkomitmen untuk menjaga Jokowi agar tidak utang secara ugal-ugalan. "Kasih tahu Panjoel utang kita meroket. Katanya dia mau jagain Jokowi biar nggak utang. Biar SBY saja yang utang ugal-ugalan kata si bibir getar," sindirnya.

Senada itu, Kepala Badan Komunikasi dan Strategi DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan mengunggah tangkapan layar sebuah kicauan yang dilakukan akun @fadjroeL dengan nama Fadjroel Rachman pada 10 September 2014.

Adapun kicauan akun tersebut adalah, "ayo Indonesia kita kawal Presiden Jokowi untuk tidak menyelenggarakan negara menggunakan utang. Cukup SBY utang ugal-ugalan".

Selanjutnya Ossy meminta pihak yang mengunggah twit tersebut untuk memberi penjelasan ke publik. Mengingat utang justru membengkak di era pemerintahan Jokowi. "Melihat situasi utang saat ini, mohon agar twit ini bisa dijelaskan oleh Ybs agar masalahnya menjadi KLIR," tulisnya.[ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA