Dua Tahun Lolos Curi Mutiara Modal Celana Dalam

IN
Oleh inilahcom
Selasa 29 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Lotim - Seorang pria bernama Buk (36), saat ditangkap Tim Puma Polres Lotim bersama anggota Polsek Jerowaru di Dermaga Pelabuhan Autore Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Ia kedapatan mencuri mutiara dengan cara disimpan di celana dalam.


Kapolsek Jeruwaru Ipda Abdul Rasyid melalui Kasubag Humas Polres Lotim Iptu L Jaharuddin menyampaikan Buk merupakan warga Desa Pemongkong, diamankan terkait kasus pencurian mutiara di tambak budidaya mutiara Autore yang berlokasi di Desa Sekaroh.

"Pelaku di tangkap saat pemeriksaan di dermaga tambak budidaya bersama barang bukti 19 butir mutiara air asin, dan HP yang dibeli hasil penjualan mutiara," katanya.

Dikatakan Jaharuddin, penangkapan terhadap pelaku pencurian mutiara ini dilakukan atas laporan korban.

Adanya laporan korban tersebut, saat pelaku usai bekerja di tambak mutiara, dilakukan penggeledahan badan dan di ditemukan pelaku menyembunyikan 19 butir mutiara di celana dalamnya.

Padahal sebelumnya setiap petugas perusahaan melakukan pemeriksaan pelaku selalu berhasil mengelabui sekuriti perusahaan.

Jaharudin menyebutkan dalam menjalankan aksinya, pelaku yang berprofesi sebagai pekerja di tambak budidaya autore selama dua tahun.

Dalam jalankan tugasnya pelaku bekerja dari pagi sampai jam 2 siang, diantar jemput menggunakan perahu perusahaan.

Selama 2 tahun menjadi pekerja di Autore, pelaku mencuri mutiara milik perusahaan tempatnya bekerja tiap hari mencuri 5 sampai 10 butir mutiara.

Pelaku selalu lolos dari pemeriksaan, padahal pelaku selalu membawa pulang mutiara yang disembunyikan di dalam kantong celana dalam.

Dan perbuatan ini rutin dilakukan setiap hari selama dua tahun. Akibatnya perusahaan mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar.

"Hasil pemeriksaan sementara, pelaku tak menampik apa yang dituduhkan, kalau dirinya selama 2 tahun bekerja selalu mencuri mutiara yang tiap harinya jumlahnya bervariasi," tuturnya

Pelakupun menurut Jaharuddin kalau hasil aksinya tersebut, dijual ke penadah dengan harga murah.

"Mutiara yang dicuri pelaku ini diekspor ke berbagai negara, dengan harga jual per gram capai Rp2 juta," jelasnya

Buk dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman Tujuh tahun penjara. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA