Aren dan Kopi Lombok Barat Siap Ekspor

IN
Oleh inilahcom
Rabu 30 Desember 2020
share
Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid

INILAHCOM, Jakarta - Pelaku UKM Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk penguatan kemampuan pemasaran. Pasar luar negeri menjadi prioritas penguatan dengan komoditas andalan berupa kopi dan gula aren.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengatakan, pelaku UKM dan seluruh warga Lombok Barat sebenarnya seperti terpukul dua kali oleh pandemi. Pada awal 2020, Lombok Barat baru berusaha bangkit lagi dari dampak gempa.

"Lalu ditakdirkan ada pandemi ini," ujarnya kepada media di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Pukulan ganda itu diakui sangat memberatkan. Seperti daerah lain, Lombok Barat mendadak sepi karena pandemi. Di tengah perlambatan itu, Lombok Barat memanfaatkan situasi pasar lesu untuk penataan internal pelaku UKM.

"Kami mendata pelaku UKM dan menyiapkan kemampuan mereka menjangkau pasar luar Lombok," kata dia.

Pemkab Lombok Barat mendapatkan sejumlah UKM yang siap menembus pasar ekspor. UKM-UKM itu antara lain mengolah kopi dan aren. Pasar semua komoditas itu paling berpeluang berkembang.
Gula aren diolah untuk konsumsi terkait gaya hidup sehat.

"Karena alasan kesehatan, semakin banyak orang memilih gula aren dibandingkan gula tebu. Kami memanfaatkan tren ini untuk mendorong penguatan UKM di Lombok Barat," kata Fauzan.

Selain penguatan UKM itu, Lombok Barat juga terus berupaya menggerakkan perekonomian berbasis pariwisata dan industri kreatif. Meski sampai saat ini pariwisata masih sangat jauh di bawah kapasitas, Lombok Barat tetap optimistis sektor itu akan pulih dengan adaptasi kebiasaan baru.

Kini, penginapan dan kedai makan-minum di Lombok Barat terus mengampanyekan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Penerapan itu untuk menjadikan penginapan dan kedai makan-minum sebagai tempat yang aman serta rendah risiko penularan Covid-19.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA