Kasus Tewas Laskar FPI

Komnas HAM Sebut Ada Unsur Pelanggaran HAM

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 09 Januari 2021
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komnas HAM menyimpulkan ada unsur pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek.

Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam, mengatakan dalam perkara ini pertama, benar ada upaya pembuntutan oleh petugas kepolisian Polda Metro Jaya terhadap Pimpinan FPI Rizieq Shihab terkait keberadaan dan pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Kedua, ada kondisi saling serempet antara mobil laskar FPI dan petugas kepolisian, bahkan saling serang menggunakan senjata api.

"Bahwa di KM 50 dua anggota laskar ditemukan meninggal dan empat lainnya masih hidup dan dibawa petugas kepolisian," ujar Choirul di Kantor Komnas HAM, Jumat (8/1/2020).

Choirul menyebut pelanggaran HAM terjadi dalam peristiwa ketiga, yakni penembakan terhadap empat anggota laskar FPI yang masih hidup saat dibawa oleh petugas kepolisian.

"Bahwa peristiwa tersebut masuk dalam pelanggaran HAM," jelas dia.

Choirul mengatakan, pihaknya hanya mendapatkan informasi dari satu pihak saja yakni Polda Metro Jaya bahwa terjadi perlawanan dari empat laskar FPI sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dan menyebabkan meninggal dunia.

Penembakan empat orang dalam satu waktu ini dinilai tanpa adanya upaya petugas menghindari adanya korban jatuh lainnya.

"Yang empat ini kita sebut sebagai peristiwa pelanggaran HAM," pungkasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA