AFC Indonesia Serukan Member Patuhi Aturan BPOM

IN
Oleh inilahcom
Rabu 13 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Di seluruh dunia, masyarakat selalu mengkonsumsi makanan dan minuman siap saji, guna menunjang aktivitas sehari-hari. Namun harus patuhi aturan otoritas setempat.

Salah satu perusahaan penyedia makanan siap-saji adalah PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia). Yang dikenal sebagai distributor produk minuman serbuk asal Jepang, AFC. Sebagai perusahaan penyedia minuman serbuk impor dari negari Sakura, AFC Indonesia menjamin kualitas serta keamanan produknya. "Kami harus mematuhi semua aturan dan arahan dari BPOM terkait produk-produk yang kami pasarkan di Indonesia," ujar General Manager (GM) PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia), Nicolas Rampisela, Jakarta, Rabu (13/01/2021).

Nicolas memastikan, setiap produk AFC Indonesia wajib mematuhi regulasi yang ditetapkan Pemerintah Indonesia. Dalam hal in,i BPOM yang membuat peraturan soal makanan dan minuman. "Terkait produk-produk yang ditawarkan AFC di Indonesia, kami sepenuhnya mematuhi semua aturan ketat dari BPOM. Untuk keamanan dan kualitasnya, kami tidak akan mengambil resiko. Kami akan mengikuti semua regulasi BPOM tanpa kecuali," kata Nicholas.

Terkait produk AFC Indonesia, Nicholas mengingatkan para member dan pengguna produk AFC, agar mematuhi peraturan yang dikeluarkan BPOM. "Sesuai aturan dari BPOM, kami dari Manajemen AFC Indonesia juga meminta kepada semua member dan pengguna produk AFC Indonesia untuk tidak memberikan pernyataan yang bisa menimbulkan salah persepsi di mata publik. Jangan over-claim mengenai produk-produk AFC seperti produk SOP SUBARASHI, SOP 100+, dan UTSUKUSHHI," tambah Nicholas.

Sebelumnya, beredar informasi yang tidak akurat mengenai produk AFC Indonesia, seperti SOP SUBARASHI, SOP 100+, dan UTSUKUSHHI. Namun, Nicholas mengaku tetap optimis jika masyarakat Indonesia tidak mudah terpengaruh terkait informasi yang tidak akurat itu.

"Ada beberapa orang yang salah paham dengan manfaat dari produk-produk SOP SUBARASHI, SOP 100+, dan UTSUKUSHHI, yang tetapi sudah kami luruskan di website kami," kata Nicholas.

"Bahwa produk kami bukan Obat dan tidak bisa digunakan sebagai penganti obat untuk claim claim kesembuhan berbagai penyakit. Testimony testimony yang beredar di masyarakat adalah pengalaman pribadi dan bukan menjadi acuan," imbuhnya.

Namun, lanjutnya, jika ada pihak pihak yang dengan sengaja merusak reputasi produk atau citra perusahaan, AFC Indonesia tak segan menempuh jalur hukum. "Kita siap melakukan langkah hukum dengan berlandaskan UU ITE," tutup Nicholas. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA