KPK Pelajari Penentuan Vendor Bansos Covid19

IN
Oleh inilahcom
Kamis 14 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses penentuan vendor atau rekanan pelaksana proyek distribusi bansos COVID-19 di wilayah Jabodetabek tahun 2020 pada Kemensos.

Hal itu dilakukan usai penyidik memeriksa Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin pada Rabu (13/1/2021) kemarin.

"Pepen Nazaruddin didalami pengetahuannya terkait proses dan tahapan dalam penentuan rekanan pelaksana proyek distribusi bansos di wilayah Jabodetabek tahun 2020 pada Kemensos RI," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (14/1/2021).

Penyidik KPK juga menggeledah rumah Pepen yang berlokasi di Prima Harapan Regency B4, No. 18, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Rabu kemarin. Namun, belum diketahui !apa yang disita penyidik dari penggeledahan tersebut.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA