Mahfud MD : Nanti Kita Ungkap di Pengadilan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 14 Januari 2021
share
Menko Polhukam Mahfud MD

INILAHCOM, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan, sesuai hasil investigasi Komnas HAM anggota laskar FPI membawa senjata api dan senjata rakitan.

"Ada kelompok sipil yang membawa senjata api, senjata rakitan, dan senjata tajam yang dilarang undang-undang. Itu sudah ada gambarnya semua," kata Mahfud saat konpers secara daring, di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Isi laporan Komnas HAM selanjutnya menyebutkan, baku tembak terjadi karena adanya provokasi dari laskar yakni komando untuk menabrak mobil polisi.

"Laporan Komnas HAM, seumpama aparat tidak dipancing, tidak akan terjadi. Karena Habib Rizieq-nya jauh. Tapi ada komando tunggu aja di situ, bawa putar putar, pepet, tabrak dan sebagainya. Komando suara rekamannya," ungkap dia.

Mahfud memastikan, semua laporan Komnas HAM tidak akan ditutup-tutupi dan akan dibuka dalam persidangan.

"Nanti kita ungkap di pengadilan, kita tidak akan menutup-nutupi," katanya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA