Periksa Gubernur Bengkulu dan Bupati Kaur

KPK Dalami Proses Rekomendasi Usaha Lobster

IN
Oleh inilahcom
Selasa 19 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami rekomendasi usaha lobster kepada tersangka Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito.

Hal itu dilakukan usai penyidik KPK memeriksa Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Senin (18/1/2021) kemarin."Rohidin Mersyah (Gubernur Bengkulu) dikonfirmasi terkait rekomendasi usaha lobster di Provinsi Bengkulu untuk PT DPP yang di ajukan oleh tersangka SJT (Suharjito-Direktur PT DPP)," ujar Ali dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Hal serupa juga diselisik penyidik terhadap Bupati Kaur, Bengkulu Gusril Pausi. Menurut Ali, tim penyidik juga mencecar soal rekomendasi usaha lobster yang diberikan kepada perusahaan penyuap Menteri Edhy.

"Gusril Pausi (Bupati Kaur, Bengkulu), dikonfirmasi terkait rekomendasi usaha lobster dan surat keterangan asal benih benur lobster di Kabupaten Kaur, Bengkulu yang diperuntukkan untuk PT DPP yang diajukan oleh tersangka SJT," kata Ali.

Usai diperiksa, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengakui dirinya dicecar mengenai kewenangan perizinan dan proses dalam ekspor benih lobster.

"Tidak ada sama sekali. Kita terkait dengan bagaimana kewenangan perizinan dan prosesnya," kata Rohidin Mersyah di Gedung KPK, Senin (18/1/2021).

Sementara Bupati Kaur, Gusril Pausi tak banyak komentar atas pemeriksaannya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA