Massa Desak Yasonna Copot KakanwilkumHAM DKI

IN
Oleh inilahcom
Rabu 20 Januari 2021
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Massa mengatasnamakan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa (Gempa) menggeruduk Kantor Kementerian Hukum dan HAM di Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Mereka menuntut Menteri Yasonna Laoly segera mencopot Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM DKI Liberty Sitinjak.

Kordinator Aksi, Albar mengatakan aksi dilakukan karena menilai lapas dan rutan yang di ibukota semakin bobrok. Dan Liberty Sitinjak yang merupakan pimpinannya harus bertanggungjawab. "Karena itu kami minta menteri hukum dan HAM untuk segera mencopot kakanwilkumham DKI," katanya.

Dikatakan Albar, sejak dipimpin oleh Sitinjak, berbagai masalah muncul. Hal itu dinilai mencoreng wajah kemenkum HAM atas berbagai persoalan yang ada.

Mereka mencatat sedikitnya tujuh poin yang dinilai kepala Kanwilkumham DKI gagal dalam menjalankan tugas.
1. Adanya peredaran 8 kilogram sabu di Rutan Salemba
2. Maraknya bisnis narkotika yang dikendalikan dari Rutan Cipinang
3. Penyewaan AC di Rutan Cipinang.
4. Adanya narapidana overdosis narkoba dan meninggal di Rutan Salemba
5. Lemahnya kontrol sebagai Kepala Kanwilkumham DKI sehingga diijinkannya narapidanya narkoba hukuman lebih dari 15 tahun berobat keluar rutan dan menyewa kamar VVIP di rumah sakit selama lebih dari 2 bulan dan membuat pabrik ekstasi di kamar tersebut.
6. Adanya keterangan dari Kapolres Jakarta Pusat terkait narkoba di tangki mobil pelaku narapidana Lapas 1 Cipinang
7. Pemerasan uang Rp200 juta terhadap napi titipan KPK di Rutan Salemba

"Karena itu kami mendesak Menteri Yasonna Laoly segera mencopot Liberty Sitinjak sebagai kepala kanwilkumham DKI karena sudah gagal memimpin DKI," tandasnya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA