Razia Prokes, Polisi Bekuk 3 Pengedar Uang Palsu

IN
Oleh inilahcom
Rabu 20 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jombang - Niat hati akan melakukan sosialisasi protokol kesehatan, petugas justru mengungkap pengedar uang palsu. Petugas yang saat itu memberikan sosialisasi penggunaan masker, jaga jarak dan cuci tangan ini curiga akan gerak-gerik seorang pengunjung yang sedang duduk menikmati kopi.

Benar saat petugas mendekatinya malah bertingkah aneh dan ketakutan. Tanpa basa-basi pun petugas memeriksa dan mendapati ada tas berisi tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu.
"Nah uang yang jumlahnya mencapai Rp105 juta ini ternyata adalah uang palsu. Saat petugas melakukan 3M yang melihat menerawang dan meraba ini pun semakin yakin bahwa uang berjumlah 1051 lembar itu palsu," jelas Kapolsek Jambangan, Kompol Isharyata, Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut Kompol Isharyata menjelaskan pengedar Upal (Uang Palsu) terciduk saat razia prokes (protokol kesehatan) Unit Reskrim Polsek Jambangan, di Sentra PKL Karah, Jambangan Surabaya. Pelaku diketahui bernama M Nur Khozim (39) warga Jombang. Selanjutnya petugas mengembangkan kasus ini dan mendapati seorang pelaku lain yang diduga menyuplai upal ke Nur Khozim.

Benar Wiji (45) warga Jombang diamankan petugas karena diketahui menjual upal ke Nur yang diamankan di pusat kuliner di Surabaya ini. "Rencananya uang palsu Rp 105,1 juta itu di jual dengan harga Rp 40 Juta uang asli. Namun, sebelum menjual, karena ada petugas gabungan melakukan razia prokes, pembeli kabur dan pelaku terlihat mencurigakan," lanjutnya.

"Setelah dikembangkan, kami mengamankan WJ di daerah Nganjuk. Kepada polisi, WJ mengaku mendapatkan Upal tersebut dari seseorang yang berada di Solo," lanjut Isharyata.

Usai menangkap Wiji, petugas kembali mengembangkannya dan mendapati seorang pelaku lain yakni Heri Wibowo (44) warga Solo. Usai petugas mengejar HW ke Solo petugas pun mengamankan pelaku ketiga ini. Saat diringkus, pelaku ini juga mengedarkan upal pecahan Rp100 ribu.

Dari hasil pengembangan tersebut, polisi berhasil menangkap Heri Wibowo dan mengamankan uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 1408 lembar. "Jadi total Upal yang kami amankan sebanyak 2459 lembar atau setara Rp 245,900 juta," tandasnya. [beritajatim/ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA