Kata BP2MI Soal 10 Jenazah PMI Dipulangkan ke NTT

IN
Oleh inilahcom
Kamis 21 Januari 2021
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Kupang - 10 jenasah pekerja migran Indonesia (PMI) meninggal di luar negeri dipulangkan ke Nusa Tenggara Timur, tak mengantongi dokumen kerja yang resmi.

"Jenasah yang dipulangkan ini tidak ada dokumen kerja yang resmi karena mereka berangkatnya ilegal," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kupang Siwa, Rabu (20/1/2021).

UPT BP2MI Kupang mencatat sudah 10 jenazah TKI yang dipulangkan ke NTT pada Januari 2021 ini 2 orang bersal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan dari Kabupaten Kupang, Ende, Flores Timur, Manggarai, Malaka, Sumba Barat Daya, dan Kabupaten Sikka masing-masing 1 orang.

Meskipun tidak memiliki dokumen resmi, kata Siwa, jenasah TKI yang dipulangkan tetap dilayani UPT BP2MI Kupang menuju ke kampung halaman mereka masing-masing.

Siwa mencontohkan seperti jenazah terakhir yang dipulangkan pada Selasa (19/1) melalui Bandara El Tari Kupang atas nama Nikson Tanu Kupang yang selanjutnya diantar petugas dengan mobil ambulans UPT BP2MI Kupang ke kampung halaman.

Ia mengatakan pihaknya tetap melayani TKI yang dipulangkan ke NTT dalam wujud jenazah baik yang memiliki dokumen kerja yang resmi maupun yang tidak memilikinya.

Lebih lanjut, Siwa menambahkan setiap tahun TNI asal NTT yang meninggal lebih dari seratus orang, seperti pada yang tercatat sepanjang 2020 lalu sebanyak 86 orang yang dipulangkan, sedangkan 6 orang dikuburkan di Malaysia.

Sebagian besar dari TKI yang meninggal tersebut tidak memiliki dokumen kerja yang resmi karena berangkat ke luar negeri secara ilegal.

Pihaknya mengimbau agar warga NTT yang hendak bekerja ke luar negeri, mengikuti prosedur yang resmi guna menjamin keamanan dan kelancaran ketika bekerja di luar negeri. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA