Pakar: Era Digital, Kejahatan Keuangan Makin Marak

IN
Oleh inilahcom
Kamis 21 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Era digital mendorong berkembang industri keuangan berbasis daring. Namun, konsumen harap waspada. Lantaran tingkat kejahatannya juga naik seiring pesatnya bisnis keuangan digital.

Psikolog sekaligus pengamat digital, Sani Budiantini mengatakan, dalam mengadaptasi perkembangan digital perlu juga memperbaiki tata kelola dan keamanan penggunaan digital. Apalagi saat ini kejahatan digital terus berkembang pesat.

Salah satunya adalah kasus penipuan dengan menciptakan fraud pada kartu kredit yang semakin banyak. Situasi itu tentunya bisa mengancam para konsumen yang sering menggunakan penerapan digital. "Kalau kita lihat kejahatan digital sekarang makin banyak dan seiring perkembangan teknologi sering terjadi pada produk keuangan," kata Sani dalam webinar, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Dikatakan, kejahatan digital saat ini, cukup beragam. Termasuk yang menggunakan produk keuangan berupa duplikasi data. Seperti, pemalsuan kartu kredit yang marak guna mendapatkan keuntungan pribadi. "Cracking seperti hacking tujuannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi seperti penjebol kartu kredit," bebernya.

Sementara, Wakil Rektor University Malaysia of Computer Science & Engineering (UNIMY), Razali Muhamad menambahkan, hampir seluruh tatanan pendidikan di dunia, termasuk Malaysia dan Indonesia sedang menyesuaikan diri dengan era yang didorong teknologi.

"Saat ini, ketika Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, transformasi digital menjadi lebih nyata dari sebelumnya. Kita harus memperbaiki tata kelola adaptasi digital agar bermanfaat bagi setiap orang yang mencari cara untuk melanjutkan dan mengembangkan generasi muda di masa kritis era digital ini," tandasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA