KSP Minta Polri tak Ragu Proses Rasisme ke Pigai

IN
Oleh inilahcom
Senin 25 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani meminta polisi menindak kader Partai Hanura Ambroncius Nababan yang diduga melakukan tindakan rasisme kepada tokoh Papua, Natalius Pigai.

Jaleswari menambahkan, konstitusi Indonesia menjamin kebhinekaan dalam berbagai instrumen hukum, seperti Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Sementara aksi Ambroncius itu tidak mencerminkan kebhinekaan.

"Atas dasar tersebut, Polri sebagai aparat penegak hukum jangan ragu untuk melakukan penegakan hukum terhadap kasus ini secara cepat dan tegas," kata Jaleswari, melalui keterangan tertulis, Senin (25/1/2020).

Jaleswari menyatakan tindakan yang dilkukan Ambroncius itu merupakan bentuk diskriminasi. Ia menegaskan, pemerintah tak akan pandang bulu terhadap berbagai bentuk tindakan diskriminatif. Menurutnya, tak ada toleransi dan impunitas bagi pelaku diskriminasi.

"Ini peringatan keras bagi perseorangan ataupun kelompok untuk tidak bermain api dengan SARA, karena pemerintah tanpa ragu akan menindak keras dan tegas segala bentuk tindakan yang dapat mengancam persatuan negara dan bangsa," pungkas. Jaleswari.

Sebelumnya, politikus Partai Hanura Ambroncius menggunggah konten rasisme lewat akun Facebook pribadinya. Ia menyandingkan mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan foto gorila. Belakangan diketahui Ambronciuas adalah pendukung Jokowi. Ia menjabat ketua umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin).

Foto itu diunggah kembali oleh Pigai. Ia membubuhi komentar bahwa selama pemerintahan Joko Widodo, pembantaian, pembunuhan dan kejahatan HAM di Papua cenderung didasari rasisme. [fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA