Gas Bocor Lima Orang Tewas, Ini Respon Polisi

IN
Oleh inilahcom
Selasa 26 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Madina - Kasus meninggalnya lima orang warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal, masih dalam penyelidikan.


"Peristiwa gas bocor dari perusahaan panas bumi telah mengakibatkan lima orang kehilangan nyawa dan 27 orang dirawat di rumah sakit umum, kita dari pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dengan melibatkan labolatorium forensik, penyidik dari Polda Sumatera Utara untuk membuktikan apakah ada unsur pidananya. Kita juga mengundang ahli kimia dari Biologi Radioaktif dari Brimob untuk memastikan kondisi disana," kata Kapolres Mandailing Natal, AKBP Horas Tua Silalahi di Mapolres Madina, Selasa (26/1/2021).

Sebanyak 235 personel gabungan yang terdiri dari Polres Madina, Brimob Tapanuli Selatan (Tapsel) Polres Tapsel dan Sidimpuan juga diturunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan.

"Semalam, kita sudah melakukan edukasi kepada masyarakat dan melakukan pengamanan serta melakukan koordinasi bersama pihak perusahaan agar semua aktivitas diberhentikan agar hal yang terjadi pada sebelumnya tidak terulang kembali," ujarnya.

Menyikapi informasi adanya petugas kepolisian yang meninggal akibat terkena gas, Horas menyebut informasi itu tidak benar. Polisi yang berpangkat melati dua emas tersebut sudah pulang kerumah.

"Kedua anggota Polres Madina yang mengevakuasi masyarakat, Alhamdulillah sudah sehat, kemarin sempat dirawat di rumah sakit umum Panyabungan, tadi malam sudah diperbolehkan pulang, informasi yang beredar bahwa anggota Polri ada yang meninggal, itu tidak benar," tutupnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA