Berobat di Luar Diduga Picu COVID-19 di Rutan KPK

IN
Oleh inilahcom
Selasa 26 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Penularan COVID-19 terhadap para tahanan KPK, diduga berasal dari tahanan yang meminta izin berobat keluar Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

"Sayangnya, meski sudah menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan kunjungan yang ketat, KPK tidak bisa mencegah penularan virus Corona terhadap para tahanan. Sebab, KPK harus tetap memenuhi hak tahanan yang meminta izin berobat keluar rumah tahanan," kata Plt Kepala Rutan KPK Ristanta dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/1/2021).


"Pandemik tak menggugurkan hak kesehatan tersebut. Mulai dari penyemprotan disinfektan hingga tes kesehatan untuk mendeteksi virus Corona," lanjutnya.

Ristanta menyampaikan, KPK sejak pandemik juga menyesuaikan beberapa kebijakan di rutan. Di antaranya, keluarga tahanan bisa mengirimkan vitamin dan suplemen setiap hari dan jam wajib olahraga diperpanjang.

Ia mengatakan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga membuat pertemuan tatap muka harus dibatasi bahkan dilarang.

"Namun, KPK tetap menjaga agar hak tahanan tetap terpenuhi. KPK tak mengurangi waktu pertemuan tahanan dan keluarga yang bisa berlangsung setiap Selasa dan Kamis. Termasuk pertemuan dengan kuasa hukum yang tetap bisa dilakukan setiap hari. KPK hanya mengubah metode pertemuan melalui aplikasi 'zoom'," ujar Ristanta.

Ia menegaskan lembaganya mengubah metode pertemuan itu sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

"Untuk tahanan baru, KPK tak pernah absen melakukan protokol kesehatan. Caranya, KPK selalu melakukan dua kali tes kesehatan sebelum dan sesudah isolasi mandiri selama 14 hari, sebelum tahanan baru bergabung dengan tahanan lain," katanya.

KPK juga menjamin hak kesehatan para tahanan yang hasil tes-nya positif terpapar COVID-19.

"Sebanyak 14 tahanan KPK fasilitasi untuk dibantarkan ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran. Lantai 30 di sana, dikhususkan untuk tahanan KPK dengan penjagaan dua personel pengawal tahanan," ujar Ristanta.

KPK memastikan akan terus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat selama pandemik dan mengharapkan semua pemangku kepentingan yang berhubungan dengan rutan mematuhi protokol kesehatan. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA