Pinjaman Online Banyak Masalah, Ini Tips yang Aman

IN
Oleh inilahcom
Selasa 26 Januari 2021
share
 

Platform pinjaman online alias pinjol menjamur di tengah sulitnya ekonomi saat ini. Namun dari sekian banyak pinjol, ada beberapa yang bermasalah dan tak jarang nasabah justru tertipu atau terjebak, terlebih para lulusan baru yang ingin mendapatkan modal usaha maupun yang baru bekerja.

Setelah lulus, tentu saja sebagai seorang fresh graduate banyak orang yang sudah mendapatkan pekerjaan pertama baik itu sebagai seorang karyawan atau memulai wirausaha apabila memiliki cukup modal.

Akan tetapi, dalam beberapa kondisi, fresh graduate juga bukan tidak mungkin membutuhkan dana darurat agar segala keperluannya terpenuhi. Sebagai contoh, laptop menjadi salah satu perangkat yang wajib dimiliki fresh graduate agar bisa lebih maksimal menjalani aktivitas kerja. Atau mungkin, membutuhkan dana tambahan untuk modal usaha melalui pinjol.

Kenapa harus pinjaman online? Bukankah mengajukan pinjaman uang di bank tingkat suku bunganya lebih terjangkau dan lebih aman digunakan oleh fresh graduate? Sayangnya, mengajukan pinjaman di bank bukanlah suatu perkara yang mudah untuk dilakukan karena belum memiliki histori skor kredit yang bagus atau belum memiliki kartu kredit sebelumnya.

Namun, dengan syarat yang mudah, proses cepat, dan tanpa agunan, siapa saja dapat lebih mudah menjadi nasabah pinjaman online, tak terkecuali fresh graduate. Lantas, bagaimana cara pengajuan pinjaman online oleh fresh graduate agar lebih berpotensi untuk disetujui? berikut tipsnya.

1. Pilih Layanan Pinjaman Online yang Kredibel dan terpercaya
Anda pasti pernah membaca headline berita tentang korban penipuan pinjaman online ilegal. Ancaman layanan abal-abal dan berisiko merugikan nasabah memang menjadi salah satu kekurangan dari pinjaman online. Oleh karena itu, memilih layanan yang kredibel dan terpercaya adalah tips pertama dan terpenting bagi fresh graduate yang ingin mengajukan pinjaman online.

Untuk memastikan legalitas layanannya, pastikan untuk memilih pinjaman online dari perusahan penyedia layanan pendanaan online atau P2P Lending yang sudah terdaftar dan mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan. Caranya dengan melihat apakah aplikasi atau situs pinjaman online memiliki logo OJK atau tidak. Juga, cek sudahkah penyedia pinjaman online berstatus terdaftar di situs resmi OJK atau belum.

Selain itu, beberapa aplikasi pinjaman online juga ada yang khusus ditujukan untuk mengatasi masalah keuangan fresh graduate ataupun pelajar. Jadi, akan jauh lebih baik jika Anda mengajukan pinjaman pada layanan yang secara spesifik memiliki target nasabah dengan status fresh graduate tersebut.

2. Pahami Alur Pengajuan Pinjaman Online
Dalam industri keuangan, fresh graduate atau pelajar termasuk ke dalam golongan peminjam pemula. Artinya, Anda memiliki risiko cukup tinggi untuk terjebak pada layanan pinjaman yang tidak kredibel dan masih awam dengan proses mengajukannya. Jadi, agar proses pengajuan pinjaman online dapat berjalan lancar, pahami dulu seluruh alurnya.

Jika memaksakan mengajukan pinjaman tanpa mengetahui alur dan prosesnya secara rinci, Anda bisa saja malah terjebak dan akhirnya harus tertimpa kerugian. Cari tahu pula segala biaya yang harus dibayarkan, seperti biaya administrasi, suku bunga, tenor, jumlah denda, dan sebagainya sebelum menyetujui kontrak pinjaman.
Bila perlu, minta bantuan pendamping yang sudah memiliki pengalaman mengajukan pinjaman online. Dengan begitu, saat ada poin atau ketentuan yang tidak dipahami, Anda bisa mencari tahu kejelasannya sehingga risiko buruk pinjaman online bisa diminimalisir.

3. Pastikan Seluruh Syarat dan Dokumen Terpenuhi
Syarat mengajukan pinjaman online memang cenderung simpel dan mudah untuk dipenuhi. Namun, bukan berarti Anda bisa langsung mengajukan layanan ini tanpa memahami syarat apa saja yang harus dipenuhi, terlebih status Anda adalah seorang fresh graduate yang mungkin masih belum memiliki penghasilan rutin.
Cari tahu dulu syarat yang dibebankan oleh pinjaman online kepada calon nasabahnya. Jika sudah yakin semuanya terpenuhi, siapkan seluruh dokumen yang diminta, seperti foto KTP, swafoto, KK, dan berkas pendukung lainnya dalam bentuk soft file. Dengan begitu, Anda sudah siap saat diminta untuk mengunggah dokumen tersebut melalui situs atau aplikasi pinjaman online.

4. Cek Beban Bunga dan Tenor Pembayaran yang Bisa Dipilih
Jangan langsung terbuai dengan kemudahan mengajukan pinjaman secara online tanpa mengetahui beban bunga dan tenor pembayaran yang bisa dipilih. Pasalnya, kedua hal ini memiliki pengaruh signifikan terhadap nominal cicilan yang nantinya harus dilunasi setiap bulannya. Jenis bunga pun terdapat dua macam, yaitu bunga flat dan bunga berbunga yang masing-masing memiliki cara perhitungan yang berbeda.

Sebagai patokan, cari layanan yang memiliki suku bunga rendah, namun juga pilihan tenor pembayaran yang bervariasi. Dengan begitu, Anda dapat lebih leluasa menentukan nominal tagihan bulanan yang sesuai dengan kemampuan finansial.
Pinjaman Online, Solusi fresh graduate Penuhi Kebutuhan Pendidikan
Bagi fresh graduate, pinjaman online bisa jadi alternatif untuk mendapatkan dana untuk memenuhi kebutuhan. Menawarkan syarat yang mudah dan dapat bebas digunakan oleh nasabahnya, pinjaman online dapat menjadi jalan keluar bagi fresh graduate yang kesulitan memenuhi kebutuhan saat mendesak. Namun, tetap ikuti tipsnya agar proses pengajuannya dapat berjalan lancar hingga tuntas melunasi cicilannya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA