KPK Telisik Peran Istri Edhy Prabowo Lewat Sespri

IN
Oleh inilahcom
Kamis 28 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra Iis Rosita Dewi yang juga istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diduga turut kecipratan dana suap izin ekspor benih bening lobster.

Aliran uang itu diterima Iis dari Edhy dan sekretaris pribadinya Amiril Mukminin.

mendalami hal tersebut tim penyidik memeriksa Alayk Mubarrok, yang merupakan salah seorang tenaga ahli Iis. Alayk diduga mengetahui adanya aliran dana yang diterima Edhy dan Amiril Mukminin dari eksportir benur.

"Dikonfirmasi terkait posisi yang bersangkutan sebagai salah satu tenaga Ahli dari istri tersangka EP (Edhy Prabowo) yang diduga mengetahui aliran uang yang diterima oleh tersangka EP dan tersangka AM (Amiril Mukminin) yang kemudian diduga ada penyerahan uang yang diterima oleh istri tersangka EP melalui saksi ini," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (27/1/2021).

Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait izin ekspor benur yang jasa pengangkutannya hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo.

KPK memastikan penetapan tersangka terhadap Edhy dan enam orang lainnya tersebut bukanlah akhir dari penyidikan kasus dugaan suap izin ekspor benur. KPK saat ini sedang mendalami dugaan korupsi lain.

"Terkait proses penyidikan yang saat ini masih berjalan, KPK tidak menutup kemungkinan untuk mengumpulkan bukti-bukti baru adanya dugaan TPK lain," kata Ali.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA