Rekontruksi Kasus Suap Bansos Covid19

2 Brompton Diserahkan ke Operator Ihksan Yunus

IN
Oleh inilahcom
Senin 01 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Selain gitar berisi uang ratusan juta, 2 sepeda mahal jenis Brompton juga diduga jadi bagian suap dalam sengkarut korupsi bansos Covid19 yang menyeret bekas Menteri Sosial Juliari.

Dalam rekonstruksi yang digelar penyidik KPK di Gedung C1, dua sepeda diberikan tersangka sekaligus pihak swasta Harry Van Sidabuke kepada Agustri Yogaswara alias Yogas yang merupakan operator dari Politikus PDIP Ihsan Yunus.

Tak hanya sepeda, uang senilai Rp 1.532.044.000 juga ikut diberikan kepada Yogas dalam pertemuan di Jalan Salemba Raya Juni 2020. Dua sepeda itu dimasukkan Harry ke bagasi mobil.

Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara (JPB) sebagai tersangka penerima suap. Juliari Batubara diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa berupa bantuan sosial (bansos) dalam penanganan pandemi Covid-19.

Selain Juliari Batubara, KPK juga menetapkan empat tersangka lainnya. Empat tersangka itu yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos), Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan proyek bantuan sosial (Bansos) COVID-19 di Kemensos .

Kemudian, dua tersangka pemberi suap yakni, Ardian Iskandar Maddanatja alias Ardian Maddanatja yang merupakan Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro Utama atau PT Tigapilar Agro Utama (TPAU/TAU) dengan akronim TIGRA. Kedua, Sekretaris Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Pusat periode 2017-2020 sekaligus advokat, Harry Van Sidabukke.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA