KPK Cari Bukti Uang dan Brompton ke Ikhsan Yunus

IN
Oleh inilahcom
Senin 01 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menelusuri pemberian dari tersangka kasus suap bantuan sosial (bansos) Covid-19 Harry Van Sidabuke ke Anggota Komisi II DPR RI Ikhsan Yunus.

Dalam rekonstruksi perkara suap bansos yang digelar KPK hari ini, terungkap bahwa Harry Van Sidabuke memberikan uang kepada Agustri Yogaswara alias Yogas yang merupakan operator dari Politikus PDIP Ikhsan Yunus.

"Terkait dengan apakah peristiwa dugaan adanya pemberian uang atau barang dari tersangka kepada pihak-pihak lain sebagaimana adegan dalam rekonstruksi teresebut merupakan suap? tentu perlu dikonfirmasi lebih lanjut dengan saksi-saksi dan alat bukti Disamping itu perlu pendalaman pula terkait maksud dari dugaan pemberian tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (1/2/2021).

"Prinsipnya apabila dalam proses penyidikan perkara ini ditemukan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup keterlibatan pihak lain tentu KPK dapat menetapkan pihak tersebut sebagai tersangka," kata Ali menambahkan.

Dalam rekonstruksi, Harry menyerahkan uang senilai Rp 1.532.044.000 kepada Yogas. Penyerahan uang di dalam mobil di kursi belakang yang merupakan rekontruksi ke enam itu dilakukan di Jalan Salemba Raya pada Juni 2020.

Harry pun bertemu dengan Yogas kembali pada November 2020 di kantor PT Mandala Hamonangan Sude. Pada saat itu Harry memberikan dua sepeda Brompton ke Yogas pada pertemuan itu. Dua sepeda itu dimasukkan Harry ke bagasi mobil.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA