PPKM Jawa-Bali Volume Lalin Ibu Kota Naik

IN
Oleh inilahcom
Kamis 04 Februari 2021
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, volume lalu lintas kendaraan bermotor di Ibu Kota mengalami kenaikan selama periode 11-31 Januari, dibandingkan dengan 12 Oktober-1 November 2020 saat PSBB masa transisi.

"Untuk volume lalu lintas terjadi peningkatan 11,44 persen dibandingkan dengan masa PSBB transisi 12 Oktober-3 November 2020," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Ada dua hal penyebab meningkatnya mobilitas warga, yakni naiknya volume kendaraan bermotor dan naiknya pengguna angkutan umum. Di mana untuk volume lalu lintas kendaraan bermotor mengalami peningkatan sebesar 12,18 persen.

Selain itu, kata Syafrin, tingginya mobilitas warga DKI juga terlihat dari data pengguna angkutan umum yang meningkat 10,49 persen pada periode yang sama. Di mana rata-rata jumlah penumpang kendaraan umum saat masa PPKM adalah 722.190 orang per hari.


"Pengguna angkutan umum mengalami peningkatan sebesar 10,49 persen dibandingkan pemberlakuan PSBB masa transisi," ucapnya.

PPKM Jawa-Bali telah ditetapkan dalam dua periode, yakni 11-24 Januari 2021 dan 25 Januari hingga 8 Februari 2021 mendatang dengan tujuan untuk menekan laju penularan COVID-19 dengan cara membatasi pergerakan masyarakat.

Pembatasan tersebut meliputi tempat kerja atau perkantoran harus menerapkan work from home (WFH) sebesar 75 persen dari seluruh karyawan, restoran melayani makan di tempat dengan kapasitas 25 persen dari total maksimum, dan sekolah diwajibkan menggelar kegiatan belajar secara daring.

Sedikit perubahan di PPKM jilid kedua, adalah terkait pada pembatasan jam operasional mal, pusat perbelanjaan, dan rumah makan yang diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 waktu setempat atau mengalami perpanjangan satu jam dari kebijakan PPKM pertama, di mana jam operasionalnya hanya sampai pukul 19.00 waktu setempat. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA