Bau Amis Gowes Kemenpora, APPPRI Surati Deputi III

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 06 Februari 2021
share
 

INILAHCOM Jakarta - Terkait sengkarut anggaran Gowes Pesona Nusantara di Kemenpora, Aliansi Pemuda Pemerhati Parlemen Indonesia (APPPI) melayangkan surat kepada Deputi III Kemenpora Raden Isnanta.

Dalam surat yang terkirim ke Kemenpora pada 3 Februari 2021 itu, Ketua Umum APPPI Mustaqim mempertanyakan adanya dugaan penyelewengan keuangan Program Gowes Pesona Nusantara Kemenpora pada 2017 dan 2018. "Sebagai bagian dari komponen pemuda, kami merasa perlu untuk meminta klarifikasi secara langsung dari Deputi III Menpora RI, Raden Isnanta," papar Mustakim, Sabtu (6/2/2021).

"Supaya tidak berlarut kasus ini dan menjadi sumber pemberitaan yang makin memojokkan institusi Kemenpora, sebaiknya Menpora Zainudin Amali menugaskan jajarannya untuk menelusuri jejak kasus ini," imbuh Mustakim.

Dalam waktu dekat, lanjut pria klimis ini, APPPI akan melaporkan masalah ini kepada KPK. "Kami berharap KPK juga pro aktif untuk menindaklanjuti aduan masyarakat ini untuk menyidik kasus ini. Apalagi dalam aduan tersebut disebutkan fee yang mengalir ke Menpora Imam Nahrawi," ungkapnya.

"Sebagai kementerian yang mendapatkan mandat untuk melakukan pembinaan kepemudaan, kami mendesak birokrasi di kementerian ini jangan menghianati rakyat dan menjadi contoh yang kurang baik di mata pemuda Indonesia," pungkas Mustaqim.

Bau amis pelaksanaan anggaran untuk program Gowes Pesona Nusantara 2017 dan 2018 sulit ditutupi. Dalam pelaksanaannya diduga ada gratifikasi kepada Menpora Imam Nahrowi sebesar Rp1,48 miliar. Atau setara 6% dari nilai kontrak yang ditalangi pihak swasta.

Anehnya lagi, program Gowes Pesona Nusantara hingga kini menyisakan persoalan. Di mana, pihak Kemepora masih menyisakan utang kepada swasta sebesar Rp7 miliar. Padahal acaranya digelar pada 2017 dan 2018. Seharusnya secara anggaran sudah clear and clean.

Selain itu, muncul informasi bahwa laporan keuangan pertanggunjawaban program Gowes Pesona Nusantara Kemenpora masih bermasalah. Semua permasalahan ini menjadi tanggung jawab Deputi III Kemenpora Raden Isnanta.

"Masalah ini harus menjadi momentum dan modal oleh Menteri, Zainudin Amali untuk melakukan bersih bersih terhadap pegawai pegawai nakal yang dapat mencoreng kinerjanya serta mencegah terjadinya penyimpangan anggaran ke depan," tegas Sekjen Perserikatan Organisasi Kepemudaan Nasional (Poknas), Chairul Razak. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA