https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   09 February 2021 - 13:00 wib

Ustadz Maaher Wafat, Ferdinand Ingatkan Ini

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menduga, ada yang berusaha menebar propaganda seolah Ustadz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata wafat di Rumah Tahanan Bareskrim Polri tidak wajar.

"Sy perhatikan ada yg mencoba menebar propaganda ke publik seolah Maher meninggal tdk wajar," kicau akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Selasa (9/2/2021).

Ia meminta semua pihak agar waspada terhadap propaganda yang ingin memamfaatkan kematian Ustadz Maaher guna mengadu domba untuk menciptakan kerusuhan.

"Waspadalah, jgn percaya dgn propaganda yg ingin memamfaatkan kematian Maher utk mengadu domba dan membuat ricuh. Maher meninggal krn sakit, sdh dirawat Polri, tp takdir tiada yg bs tolak," tulis dia.

Sebelummya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, menyampaikan berkas perkara Ustaz Maaher telah masuk tahap II di Kejaksaan. Namun, sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan, Maaher sempat mengeluh sakit. Lalu petugas rutan dan tim dokter membawanya ke RS Polri, Jakarta Timur.

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh, yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim," kata Argo, Senin (8/2/2021) malam.

Saat barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa, Maaher kembali mengeluh sakit. Petugas Rutan dan dokter meminta Maaher kembali dibawa ke RS Polri guna mendapat perawatan medis. Namun Maaher menolak sehingga akhirnya wafat di Rutan Bareskrim.

"Soal sakitnya apa, tim dokter yang lebih tahu," tutup dia.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan