Keren Nih, AALI Kembangkan Digitalisasi Perkebunan

IN
Oleh inilahcom
Rabu 10 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Sepanjang 2020 yang ditandai pandemi COVID-19, adalah tahun tantangan kalangan insdustri. Termasuk PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), pionir industri perkebunan sawit nasional.

Tak mau berpanjang-panjang keluh kesah, lantaran pandemi COVID-19 yang bikin seret perekonomian dunia, emites bersandi AALI ini, terus mengembangkan inovasi di bidang digital. "Pandemi COVID-19 ini, harus kita sikapi dengan sangat serius," ujar CEO Astra Agro, Santosa dalam acara Talk to the CEO secara virtual, Rabu (10/2/2021).

Perseroan, kata Santosa, konsisten menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Baik di kebun maupun kantor pusat. Karyawan di kebun dibatasi akses keluar-masuk kebun. Demikian pula pihak juga dibatasi. Seluruh karyawan dihimbau beraktivitas hanya di dalam kebun, tidak mudik Lebaran, Natal, dan Tahun Baru serta melakukan tes COVID-19 secara rutin. Khusus karyawan di kantor pusat, sebagian karyawan diberlakukan Work From Home (WFH).

Selain tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, kata Santosa, anak usaha Astra Group ini, terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi 4.0. Dengan langkah ini, diyakini bisa meningkatkan produktivitas serta efisiensi. "Kami bersyukur, jauh sebelum pandemik ini muncul, Astra Agro sudah menerapkan digitalisasi dalam menjalankan operasional perusahaan," lanjut pria yang melek digital ini.

Informasi saja, sejak 2017, Astra Agro telah meluncurkan sejumlah aplikasi berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk mencapai produktivitas yang excellent. Ada tiga aplikasi yang diberi nama Melli (Mills Excellent Indicator), Dinda (Daily Indicator of Astra Agro), dan Amanda (Aplikasi Mandor Astra Agro).

Ketiga aplikasi ini, kata Santosa, sangat bermanfaat dalam mendukung operasional perusahaan. Pengawasan, koordinasi maupun pengambilan keputusan cepat dan tepat bisa terus berjalan. "Ini yang membuat operasional perusahaan tidak terlalu terganggu dan relatif berjalan seperti biasa," kata Santosa.

Menurut Santosa, ke depan, perseroan akan terus melanjutkan dan mengembangkan program digitalisasi. Kebutuhan untuk terwujudnya inovasi-inovasi baru di bidang teknologi disiapkan melalui satu tim khusus di Astra Agro yang disebut dengan Center of Innovation in Agritech (CIA).

Satu inovasi baru yang sudah dioperasikan selain Melli, Dinda dan Amanda adalah GPS tracker. Dengan teknologi ini, lokasi, jalur, luasan kerja karyawan di bagian rawat dapat diketahui secara jelas dan detil. Dengan demikian, proses-proses kerja bagian perawatan tanaman dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA