Klinik Kecantikan Ilegal Bisa Layani 100 Pasien

IN
Oleh inilahcom
Rabu 24 Februari 2021
share
Aparat Polda Metro Jaya mengungkap kasus mallpraktik klinik kecantikan ilegal Zevmine - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Klinik kecantikan ilegal Zevmine di Ciracas, Jakarta Timur, yeng terkuak melakukan mallpraktik, diketahui melayani hingga 100 pasien setiap bulan.

"Sebelum COVID-19 itu rata-rata pasien yang datang 100 orang per bulan tapi saat pandemi ini, agak berkurang sekitar 30 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (23/2/2021)

Klinik Zevmine, diketahui sudah beroperasi selama empat tahun terakhir. Tarif yang dipatok mulai Rp1,5 juta hingga Rp9,5 juta.

Tindakan medis yang dilakukan oleh klinik tersebut antara lain suntik botox dan injeksi filler dan tanam benang. Suntik botox dipatok sekitar Rp2,5 - Rp3,5 juta dan tanam benang dipatok mulai dari Rp6,5 juta.

"Harga tertinggi yang bisa dia tarik Rp9,5 juta dari tarifnya. Keuntungan selama empat tahun ini masih kita hitung," ungkapnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya pada Minggu (14/2/2021) menggerebek klinik kecantikan ilegal ZEVMINE Pure Beauty Skin Care & Medical Spa yang beralamat di Ruko Zam-Zam Jl. Baru TB.Simatupang, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.

Dalam penggerebekan klinik ilegal tersebut polisi mengamankan dan menetapkan satu orang tersangka yakni SW alias dr. Y

Penyelidikan terhadap latar belakang pelaku juga menemukan bahwa tersangka adalah seorang tenaga kesehatan. Tersangka SW diketahui pernah bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit.

Dua orang korban malapraktik klinik kecantikan ilegal ini mengalami pembengkakan dada dan bibir setelah disuntikkan sesuatu ke bagian tubuhnya di klinik tersebut. Kini kedua korban meski menjalani operasi untuk mengangkat filler yang sudah disuntikan ke tubuh mereka. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA