Program Penanggulangan Banjir DKI Terus Jalan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 25 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan program penanggulangan banjir seperti normalisasi, naturalisasi, sumur resapan, peningkatan pompa stasiun dan pompa "mobile", tetap berjalan setiap tahun.


Bahkan anggaran yang dikeluarkan DKI tidak kurang dari Rp851 miliar setiap tahunnya untuk penanggulangan banjir di Jakarta.

"Iya, semua setiap tahun program jalan. Normalisasi jalan, bahkan kami menganggarkan tidak kurang dari Rp 851 miliar," kata Riza di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Riza menjelaskan program pengendalian banjir Jakarta yang berjalan tidak hanya normalisasi, tetapi juga ada program naturalisasi, sumur resapan dan peningkatan jumlah pompa air.

"Bahkan juga program-program lain, di antaranya pengerukan sungai, kali, membuat waduk, situ, embung, melakukan pembuatan sodetan, termasuk membuat olakan-olakan," kata Riza.

Menurut dia, program yang dijalankan Pemprov DKI terbukti menurunkan jumlah pengungsi dan titik banjir pada banjir Sabtu (20/2) lalu.

Riza juga menjelaskan, khusus program normalisasi dan naturalisasi, Pemprov DKI tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaannya dan juga meyakini program pengendalian banjir tidak bisa dilakukan Pemprov DKI saja, melainkan butuh pelibatan semua pihak, termasuk wilayah sekitar Jakarta, seperti Depok dan Bogor.

"Selalu rapat-rapat koordinasi dengan pemerintah pusat, dengan daerah sekitar, tak pernah kami bekerja sendiri," kata Riza.

Selain itu, kata Riza, dalam penanganan banjir di Jakarta, pihaknya juga tetap melanjutkan pembebasan lahan di bantaran sungai dalam setiap tahun.

"Itu menjadi program yang memang terus dikerjakan setiap tahun. Anggaran setiap tahun ada pembebasan lahan. Kemarin ada, tahun ini ada. Tahun ini tidak kurang dari Rp1 triliun. Terus kita lakukan," kata Riza.

Untuk wilayahnya sendiri, Pemprov DKI menugaskan Dinas SDA untuk mengeksekusi pembebasan lahan pada titik-titik tempat yang memberikan kontribusi terbesar pada pengendalian banjir.

"Diatur nanti ada prioritas. Setiap tahun dilakukan bahkan gubernur selanjutnya, pemimpin selanjutnya harus melakukan pembebasan tanah tersebut," katanya.[tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA