Terduga Teroris Mendoan Surabaya Punya 4 Karyawan

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 27 Februari 2021
share
Lokasi penangkapan terduga teroris di medokan sawah, Surabaya, Jawa Timur

INILAHCOM, Jakarta - Lima mobil tampak memadati sekitar rumah di Jalan Medokan Sawah, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Betapa mengejutkan, lima mobil ini ternyata berisi puluhan petugas baik berseragam hitam Densus 88 Mabes Polri, seragam Polisi dan polisi berpakaian preman.

Ketua RT Medokan Sawah, Supangin menceritakan, para petugas dengan lima mobil ini menemuinya. Petugas menjelaskan dan menunjukkan adanya surat penggeledahan dan pengamanan warganya. Petugas menjelaskan bahwa ada warganya bernama Agus Imam (40).

"Tadi menemui saya menjelaskan hendak melakukan penangkapan. Saya sempat kaget dan bingung juga. Tapi dijelaskan bahwa warga saya ini hanya diduga, jika tidak terbukti nanti akan dilepaskan," katanya kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (26/2/2021).

Menirut Supangin, para petugas ini datang sekitar pukul 11.20 WIB sebelum sholat Jumat. Saat itu warganya bernama Agus ini sedang berangkat hendak sholat Jumat. Agus yang bersama anaknya inipun tak melakukan perlawanan. Bahkan petugas mengijinkan terduga teroris ini pulang mengantarkan anaknya terlebih dahulu.

"Kejadiannya sebelum Jumatan tadi, waktu mau Jumatan pak Agus ditangkap. Saya dipanggil hadir sebagai saksi mata pas penggeledahan tadi," lanjutnya.

Supangin menambahkan, saat itu ada pula pihak kepolisian dari Polsek Rungkut Surabaya. Saat penggrebekan tersebut, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. BB yang diamankan yakni seperti panah, samurai, hingga perlengkapan taek won do. Selanjutnya, Agus digelandang menuju Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Bilangnya dibawa ke Jakarta, istrinya bilang kalau tidak terbukti bersalah minta dipulangkan. Ada beberapa barang yang diamankan," ujarnya.

Menurut warga, Agus Imam ini dikenal baik, supel dan bersosial. Bahkan saat ada warga yang meninggal dia juga melayat dan kumpul sama warga. Tercatat sekitar 10 tahun Agus sudah hidup di Medokan Ayu ini. Agus diketahui memiliki usaha konter dan perbaikan ponsel pintar. Bahkan dia memiliki empat karyawan.

"Orangnya supel, saya masih 1 periode menjabat. Jadi warga saya ini sudah pindah dari dua periode RT lama. Ya sekitar 10 tahunan lebih," pungkasnya. [beritajatim]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA