Perkuat Fungsi Riset,LPS Kembali Selenggarakan Ini

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 27 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menggelar Call for Research (CFR) 2021 bertema Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Nasional di Era New Normal.

Dalam program ini, LPS mendorong insan akademis berpartisipasi aktif lewat karya tulis mereka. Di mana, CFR merupakan bagian dari komitmen LPS dalam mengedepankan kolaborasi dan sinergi antara regulator dan masyarakat, khususnya kalangan akademisi.

Alasan lain adalah untuk memperkuat fungsi riset LPS sebagai dasar dalam mengembangkan kebijakan terkait program penjaminan dan resolusi bank.
"Kami berharap hasil riset pada kegiatan ini dapat memberikan kontribusi besar pada literatur perbankan dan keuangan di Indonesia, serta dapat digunakan sebagai referensi bagi LPS baik dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan publik" ujar Muhamad Yusron, Sekretaris LPS, Sabtu (27/2/2021).

Yusron meyakini, berkaca dari kesuksesan pelaksanaan Call for Research tahun lalu, "Semoga penyelenggaraan tahun 2021 ini semakin berkualitas dan semakin bertambah lagi jumlah partisipasinya".

Dia bilang, program LPS CFR 2021 dibuka untuk dua kategori yaitu kategori topik spesifik dan topik umum. Karya tulis selambat-lambatnya diserahkan pada 5 Agustus 2021. "Pemenang akan diumumkan pada 9 September 2021 dan akan diundang untuk melakukan diseminasi research paper pada bulan September 2021 pada kegiatan LPS Research Fair," ungkapnya.

Tahun lalu, penyelenggaraan LPS CFR sukses diikuti lebih dari 80 peserta dari kalangan akademisi dari seluruh Indonesia. Walaupun proses dilakukan secara virtual, namun tidak menjadi kendala berarti hingga pelaksanaanya berjalan sangat baik.

Kala itu, terpilih sebagai pemenang adalah Nugroho Saputro dan Yoshia Christian Mahulete dari Universitas Sebelas Maret Solo, dengan tema riset "Google Trends dan Perilaku Deposan".

Diikuti pemenang lain yakni, Muhammad Fawdy Renardi Wahyu, Arif Anindita, dan Rahmanda Muhammad Thaariq dari Universitas Gadjah Mada dengan tema "Memprediksi Preferensi Risiko Masyarakat Indonesia: Temuan dari Data Longitudinal".[tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA