Pasca Pemecatan Kader, Muncul Tagar #SaveDemokrat

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 27 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Di tengah isu pemecatan sejumlah kader Partai Demokrat, muncul tanda pagar atau tagar #SaveDemokrat di media sosial Twitter.

Ramai netizen membicarakan soal pemecatan serta ada pula yang menyinggung Kongres Luar Biasa (KLB).

"Cuma gara-gara seorang AHY, Demokrat harus kehilangan 7 orang kader terbaiknya..... #SaveDemokrat," tulis akun @lucasscute.

Seperti diketahui, tujuh kader yang baru saja dipecat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya, serta satu kader lainnya, Marzuki Alie atas pelanggaran etika.

Hal ini pun mendapatkan respon dari sejumlah pendiri Partai Demokrat seperti halnya Hengky Luntungan, yang menyebut konflik internal saat ini disebabkan ketidakmampuan AHY yang selama ini memimpin Partai Demokrat.

"Sebagai pendiri, kami melihat karena ketidakmampuan seorang pemimpin partai, dalam Hal ini Ketua Umum AHY. Kenapa? Karena persoalan internal dibawa ke eksternal. Oleh karena itu, kami para pendiri berusaha mencari solusi. Sebagai langkah penyelamatan partai, bukan silatnas (silaturahmi nasional) tetapi KLB," kata Hengky.

Gerakan KLB ini ternyata mendapat dukungan dari organisasi sayap Partai Demokrat yakni Angkatan Muda Partai Demokrat (AMD). Ketua Umum AMD, Boyke Novrizon menegaskan bahwa KLB bukanlah kudeta, melainkan langkah untuk menyelamatkan partai.

Ia berharap KLB dapat menjadi jalan yang tepat untuk memberhentikan AHY sebagai Ketum Demokrat, karena ia menduga ada pelanggaran berat partai.

"KLB sebagai jalan terbaik, juga tepat secara mekanisme hukum yang diatur AD/ART Partai Demokrat untuk memberhentikan AHY sebagai Ketum yang ditetapkan hasil kongres V Partai Demokrat, karena terindikasi telah melakukan pelanggaran berat organisasi (dengan) melakukan perubahan AD/ART secara sepihak tanpa melalui mekanisme yg telah diatur," ungkapnya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA