Petani di Tuban Ditemukan Tewas Gantung Diri

IN
Oleh inilahcom
Minggu 28 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, Tuban - Seorang petani yang diduga mengalami depresi lantaran mengalami sakit yang tak kunjung sembuh, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di gubuk, Minggu (28/2/2021).

Gubuk tersebut di area ladang miliknya yang berada di Lingkungan Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Petani itu bernama Kastum (54). Sebelum gantung diri, korban sempat berpamitan pada istrinya bahwa ia akan pergi ke ladang atau kebun untuk mengambil jeruk. Kastum keluar dari rumahnya sekitar pukul 10.30 WIB. Dia eluar dari rumahnya mengendarai sepeda motor Honda Supra S 4785 FW.

"Saat pergi keluar rumah, yang bersangkutan berpamitan kepada istrinya akan mengambil jeruk di kebun miliknya," terang Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri.

Adalah tetangga korban yang pertama kali mengetahui bahwa Kastum meninggal dengan cara tak wajar. Pasalnya saat itu diketahui terdapat motor korban di sekitar gubuk, namun pemiliknya tidak terlihat.

"Saksi yang bernama Oga Dwi Saputra melihat sepeda motor korban berada di gubuk, sedangkan korbannya tidak ada. Sehingga saksi curiga, kemudian saksi masuk ke gubuk. Ternyata melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri," tambahnya.

Mengetahui keberadaan Kastum, saksi langsung berteriak meminta tolong kepada sejumlah warga lainnya yang tinggal di lokasi itu. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semanding. Tak lama berselang, petugas langsung datang ke lokasi guna melakukan identifikasi.

"Berdasarkan pemeriksaan tim medis, kondisi korban ada bekas jeratan tali tambang di leher, kemaluan korban mengeluarkan sperma dan tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Menurut keterangan istri korban, selama ini korban menderita sakit lambung menahun," pungkasnya. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA