Investasi Bodong Mandek, Korban Mengadu ke Jokowi

IN
Oleh inilahcom
Senin 01 Maret 2021
share
Pendiri KSP Indosurya Cipta, Henry Surya - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo diminta memberi perhatian yang serius terkait kasus investasi bodong yang merugikan 5000 an nasabah oleh Koperasi Indosurya.

Pimpinan KSP Indosurya, Henry Surya sudah sejak April 2020 menjadi Tersangka gagal bayar dana senilai Rp14 triliun di perusahaan itu, namun kasusnya mandek di Dittipdeksus Mabes Polri. Demikian disampaikan Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, selaku kuasa hukum korban.

Alvin Lim, juga mengkritisi institusi Polri yang lamban memproses kasus yang merugikan masyarakat itu.

Kritik keras dari Alvin Lim ini semata-mata adalah harapan dari masyarakat agar Dittipdeksus menjalankan tugasnya agar dana yang diduga disalahgunakan oleh KSP Indosurya dapat dikembalikan kepada seluruh nasabah.

"Saya katakan sampai hari ini, janji dan motto Kapolri dalam fit dan proper test, belum sesuai dengan kenyataan. Berdasarkan bukti dan realitas, Polri tidak kunjung bersikap terhadap Tersangka Henry Surya, otak kasus pidana gagal bayar kopersi Indosurya," ujar Alvin Lim dalam keterangan tertulis kepada wartqwan, Senin (1/2/2021).

Henry Surya diketahui adalah pendiri dan Ketua Pengurus Koperasi Indosurya yang memakan korban ribuan masyarakat dengan kerugian Rp14 triliun .

Pada bulan April 2020, Henry Surya ditetapkan menjadi Tersangka oleh Dittipideksus Mabes Polri, semua laporan polisi dari Polda dan Polres ditarik ke Mabes dengan janji dibuat, "Satgas Investasi bodong".

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA