Polisi Ungkap Rp1,7 Triliun Uang Asing Palsu

IN
Oleh inilahcom
Senin 01 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, Banyuwangi - Polresta Banyuwangi kembali mengungkap uang asing palsu senilai Rp 1,7 Triliun.

Temuan barang bukti baru ini masih dalam bentuk uang pecahan asing yaitu dua mata uang Euro dan lembaran uang China. "Kita menemukan sekitar 100 lembar uang pecahan Euro 1 juta. Jika ditotal atau dikurskan dalam Rupiah nilanya mencapai Rp1,7 Triliun," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifudin, Senin (1/3/2021).

Menurut dia, uang ini berlaku tahun 1999 sampai dengan tahun 2000 yang beredar di 15 negara. Dan sekarang menjadi barang koleksi berdasarkan hasil pengembangan dari sebuah hotel.

Polisi juga menemukan beberapa lembar mirip uang berhuruf China. Namun, petugas belum dapat memastikan lembaran itu merupakan uang yang masih berlaku.
Polisi menunjukkan barang bukti diduga uang pecahan China hasil pengembangan ungkap kasus pelaku peredaran uang asing palsu di Banyuwangi. (rindi)

"Di sebelah kanan ini ada dugaan berupa souvenir atau uang apakah merupakan mata uang negara China, kita harus mengecek kepada konsulat jenderal China dan Bank Indonesia untuk memastikan," katanya.

Sementara, dari hasil ini polisi juga menahan satu orang tersangka berinisial H. Sementara polisi masih terus mengembangkan untuk mengungkap sejumlah tersangka yang masih berstatus DPO.

"Kemudian kegiatan ini merupakan kegiatan untuk menjawab sepenuhnya untuk pengembangan kepada dua DPO. Dan hingga saat ini DPO yang dimaksud masih berproses dan akan terus dikembangkan sebagai bentuk kegiatan penyelidikan oleh anggota lapangan," pungkasnya.

Hingga kini, hasil ungkap kasus penangkapan pelaku peredaran uang palsu ini mencapai 10 orang. Jumlah barang bukti dari keseluruhan kasus sementara mencapai Rp 4,5 Triliun. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA