Menteri Wakaf UEA Kunjungan Kerja di Indonesia

IN
Oleh inilahcom
Kamis 04 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Matar Salim al Kaabi, mengunjungi Indonesia. Kunjungan ini dalam rangka merealisasikan kerjasama antara UEA dengan Indonesia.


Kamis (4/3/2021) pagi, delegasi UEA ini menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Gedung Kementerian Agama, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan itu, Menag didampingi para pejabat Kemenag.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kamaruddin Amin yang turut mendampingi delegasi mengatakan, kunjungan delegasi UEA ini merupakan bagian pelaksaan kerjasama antara kedua negara yang telah dijajaki sebelumnya.

"Kedatangan beliau untuk merealisasikan sejumlah kerjasama antara UEA dan Indonesia," kata Kamaruddin di Gedung Kemenag, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/3/2021).

Salah satu kerjasama RI-UEA yang akan dijajaki yaitu pembangunan masjid di Solo, Jawa Tengah. Masjid tersebut merupakan hibah dari Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed sebagai tanda persahabatan dengan Indonesia. Tak hanya pembangunan masjid, RI-UEA juga menjalani kerjasama lainnya dibidang Keagamaan.

"Mulai dari pengiriman imam Indonesia ke UEA, pelatihan muballig, pembangunan mesjid di Solo, sampai penguatan moderasi beragama," ujar Kamaruddin.

Pada Sabtu (6/3) besok, Kamaruddin juga akan mendampingi delegasi UEA melakukan _groundbreaking_ Masjid Sheikh Zayed Mosque di Jl. Ahmad Yani no.121, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Masjid tersebut diberikan oleh Sheikh Zayed saat kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo 12 Januari 2020 lalu ke Abu Dhabi.

Kemudian juga direncanakan akan dilakukan pelatihan dai dan imam, pengiriman peserta dan Dewan Hakim MTQ Internasional, Pengiriman pakar/cendekiawan muslim Indonesia ke even internasional di Abu Dhabi, dan pertukaran pengalaman di bidang manajemen wakaf, pengembangan wakaf produktif dan investasinya.

Selain itu, RI-UEA juga menjalin kerjasama pertukaran cetakan, publikasi, dan terjemahan Kitab Suci Al-Qur'an termasuk hasil cetakan, hasil penelitian, publikasi, dan majalah yang diterbitkan oleh kedua negara serta pertukaran keahlian dalam pembangunan, pemeliharaan dan manajemen masjid yang bertujuan untuk mempromosikan misi masjid sebagai tempat ibadah dan bimbingan moderasi beragama yang aman.

# TAG
UEA

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA