Putra Pratama Tega Tikam Guru Ngaji Wanita

IN
Oleh inilahcom
Minggu 07 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, Banda Aceh - Putra Pratama (21), tega menikam seorang guru ngaji, bernama Ramlah (35) warga Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh hingga tewas.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menjelaskan kasus ini terjadi pada Jumat (4/3/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Tidak hanya ibu Ramlah, pelaku yang juga warga Desa Lamjabat itu juga melukai dua anaknya bernama Zafratin Nafis (14) dan Alifah Imanda (13)," kata Joko Krisdiyanto, Sabtu (6/3/2021).

Joko menjelaskan, kronologi kasus penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang ini berawal saat tersangka P bersama ayahnya duduk di warung kopi. Korban mengalami luka tikaman di bagian punggung, sementara kedua anaknya juga mengalami luka di bagian perut dan tangan.

"Pada saat duduk di warung kopi dengan orang tuanya, pelaku meminta rokok, ternyata rokoknya habis. Oleh orang tuanya, pelaku kemudian disuruh membeli rokok," ujar Joko.

Kemudian pada saat korban membeli rokok, bertemu dengan seorang wanita. Tiba-tiba pelaku juga melukai wanita tersebut.

"Kemudian pelaku kembali ke warung kopi, dan mengatakan kepada orang tuanya bahwa sudah tidak aman. Sehingga orang tua pelaku mengajaknya pulang," katanya.

Setiba di rumah, lanjut Joko, pelaku kemudian melihat terjadi keributan di depan rumahnya dan pelaku kemudian keluar dengan membawa senjata tajam.

Ternyata, pelaku lari saat hendak ditangkap oleh warga. Dalam pelariannya, pelaku kemudian bertemu dengan korban Ramlah. Saat itulah pelaku menghujami pisau ke tubuh Ramlah berkali-kali.

"Korban sempat meminta kepada pelaku agar tidak melukai anaknya, namun saat hendak dihalangi oleh kedua anaknya, di situ pelaku juga melukai dua anaknya dengan pisau. Setelah itu baru menikam ibunya hingga meninggal dunia," tuturnya.

Motif pelaku melakukan penusukan masih didalami. Satreskrim Polresta Banda Aceh.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA