https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   24 March 2021 - 19:28 wib

KPK Tunggu 'Nyanyian' Penyuap Edhy Prabowo

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut pihak lain yang terlibat perkara dugaan suap perizinan ekspor benih bening lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

"KPK tidak tebang pilih. Kami patuh pada aturan hukum yang berlaku. Sebagai penegak hukum, KPK harus bekerja atas dasar hukum yang berlaku," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri ketika dikonfirmasi, Rabu (24/3/2021).

Hal ini menjawab pernyataan terdakwa kasus suap ekspor benur sekaligus Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito yang meminta tim penyidik menelisik dugaan keterlibatan eksportir lain dalam perkara tersebut.

Ali mempersilakan Suharjito menyampaikan hal-hal yang diketahuinya terkait perkara tersebut saat menjadi terdakwa ataupun ketika bersaksi di persidangan Edhy Prabowo.

Ia pun memastikan keterangan Suharjito itu nantinya bakal dianalisis serta dikonfirmasi pada saksi-saksi maupun alat bukti lainnya."Kami analisis lebih lanjut keterangannya tersebut dengan mengkonfirmasi pada saksi-saksi dan alat bukti lainnya," imbuhnya.

Ali menegaskan, KPK dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka mengacu pada kecukupan alat bukti. Bukan atas desakan atau permintaan dari pihak-pihak tertentu."Artinya sepanjang ditemukan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup maka KPK akan menetapkan pihak-pihak lain juga sebagai tersangka dalam perkara ini," kata Ali.

Sebelumnya, Suharjito meminta lembaga antirasuah turut mengusut keterlibatan eksportir benur lain yang diduga turut memberikan komitmen fee terhadap Edhy Prabowo. "Ya, kira-kira masa aku yang salah sendiri? Gitu aja logikanya kan," kata Suharjito di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Terlebih, KPK telah menyita uang tunai senilai Rp52,3 miliar dari salah satu bank BUMN pada Senin (15/3). Uang itu diduga merupakan setoran bank garansi dari para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benur tahun 2020.

KPK pun menduga mekanisme bank garansi tersebut merupakan modus Edhy Prabowo untuk menerima suap dari para eksportir benur.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Ramai Dikritik, KPK Buka Suara Soal Napi Koruptor Jadi Penyuluh Korupsi

Setelah ramai pemberitaan soal Narapidana dijadikan penyuluh korupsi, Komisi Pemberantasan Korups
berita-headline

Viral

KPK Langsung Tahan Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (AZ) setel
berita-headline

Viral

Jangan Ragukan Gubernur Anies dan Komitmen Anti Korupsinya

Komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih (good and clean government) dari korupsi kemb
berita-headline

Viral

Foto Azis Syamsuddin Langsung Ditahan KPK Usai Jalani Pemeriksaan

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, langsung ditahan KPK usai menjala
berita-headline

Viral

Semua Dibutuhkan, Anies Beberkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memenuhi panggilan