RUPST SIG Ganti Komisaris dan Dividen 40 Persen

IN
Oleh inilahcom
Senin 29 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Rapat Umum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) PT Semen Indonesia (Persero/SIG) Tbk, menelorkan sejumlah keputusan. Perubahan jajaran komisaris dan pembagian dividen 40%.

Dalam rilis kepada media, RUPST 2021 yang berlangsung di Jakarta, Senin (29/3/2021), menyetujui penetapan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2020 sebesar Rp2,79 triliun, sebagai berikut.

Sebesar 40% atau setara Rp1,12 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai. Selanjutnya, sebesar 60% atau Rp1,67 triliun ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Sedangkan pengurus perseroan mengalami perubahan. Di mana, Mochamad Choliq diberhentikan dengan hormat sebagai Komisaris Independen. Selanjutnya digantikan Aas Asikin Idat. Selain itu, nomenklatur jabatan direksi perseroan ada perubahan. Yakni, direktur keuangan menjadi direktur keuangan dan manajemen risiko.

Berikut Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama : Rudiantara
2. Komisaris : Hendrika Nora Osloi Sinaga
3. Komisaris : Sony Subrata
4. Komisaris : Astera Primanto Bhakti
5. Komisaris : Lydia Silvanna Djaman
6. Komisaris Independen : Nasaruddin Umar
7. Komisaris Independen : Aas Asikin Idat

Sedangkan jajaran direksi, sebagai berikut:
1. Direktur Utama : Hendi Prio Santoso
2. Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha : Fadjar Judisiawan
3. Direktur SDM & Hukum : Tina T. Kemala Intan
4. Direktur Pemasaran dan Supply Chain : Adi Munandir
5. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Doddy Sulasmono Diniawan
6. Direktur Produksi : Benny Wendry
7. Direktur Engineering dan Proyek : Tri Abdisatrijo

Terkait kinerja 2020, SIG membukukan pertumbuhan positif.Terjadi kenaikan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 16,73% menjadi Rp2,79 triliun dibanding 2019 sebesar Rp2,39 triliun.

Perseroan mampu menjaga kinerja melalui berbagai inisiatif strategis, Beban Pokok Pendapatan 2020 mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan sehingga mampu mencatatkan peningkatan marjin EBITDA menjadi 25,80%. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA