Sugeng: Kebakaran Balongan, 26 Ribu KL BBM Raib

IN
Oleh inilahcom
Jumat 02 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto meminta PT Pertamina (Persero) terus menjaga pasokan BBM menyusul kebakaran tangki di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Sugeng dalam diskusi virtual bertajuk Terbakarnya Tanki Balongan, Pasokan BBM Aman yang diselenggarakan Ruang Energi pada Kamis (1/4/2021). "Tangki penyimpanan BBM di sana (Balongan) banyak sekali. Ada sekitar 38 tangki timbun yang berisikan BBM. Ada pula tangki lain yang masih (berisikan) processing, crude, ada setengah BBM yang bahkan jumlahnya sampai 70-an (tangki)," ungkapnya.

Sugeng mengatakan, mendapat informasi tentang kebakaran di Kilang Balongan pada pukul 04.00 WIB, Senin dini hari (29/3/2021). Setelah memastikan kabar itu benar, ia langsung mengkonfirmasi hal itu kepada pihak yang berkompeten menjawabnya.

Dijelaskan, ada empat tanki BBM yang terbakar, di mana total kerugian BBM yang hilang (terbakar), mencapai 26 ribu KL. "Tangki pertama kapasitasnya 27.000 KL, waktu terbakar terisi sekitar 23.000 KL. Satu Tanki lainnya hanya berisi 3.000 KL, total 26.000 KL (BBM terbakar)," kata Sugeng.

Kilang Balongan merupakan andalan Pertamina untuk memasok kebutuhan BBM di Jabar, DKI Jakarta dan sebagian Banten. Kilang itu memiliki kapasitas yang sangat besar, yakni 125.000 barel, dengan produknya yaitu Pertamax, Pertalite dan Premium.

Sugeng menyadari, keberadaan Kilang Balongan sangat strategis karena memasok BBM untuk wilayah lain. Ia pun mengungkap, dari total kapasitas penyimpanan BBM di Terminal BBM (TBBM) Plumpang sebesar 15.000 KL, sebanyak 14.000 KL diantaranya merupakan suplay dari Balongan.

Sementara, Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto memastikan stok dan pasokan BBM di Indonesia khususnya DKI Jakarta dan Jabar aman. Kebakaran Tangki BBM di Balongan, maka langsung di-cover dari Kilang Cilacap dan TPPI Tuban. Sedang Depo Plumpang di-back up dari Terminal Tanjung Gerem, Cilegon, Banten.

kata Agus, Pertamina memastikan stok dan pasokan BBM aman. Kemarin Dirut Pertamina bersama direksi lain memantau sistem dan distribusi BBM dan LPG di Operation Centre digitalisasi BBM secara nasional aman.

Selanjutnya, menurut Agus, proses pengoperasian kembali Kilang Balongan pun segera dilakukan. Proses investigasi penyebab insiden sedang berlangsung dan akan dipercepat penyelesaiannya. Langkah ini sesuai arahan Dewan Komisaris Pertamina pada rapat koordinasi dengan Direksi Pertamina pagi tadi.

"Keputusan itu merupakan komitmen Pertamina dalam penerapan prinsip zero tolerance terhadap setiap insiden yang terjadi di lingkungan Pertamina," tandas Agus.[tar[

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA