Tak Dilarang, Diprediksi 81 Juta Orang Akan Mudik

IN
Oleh inilahcom
Rabu 07 April 2021
share
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi - Foto Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Bila tidak dilarang, diperkirakan 81 juta orang bakal mudik Lebaran 2021. Demikian, disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

"Kami sampaikan bahwa Kementerian Perhubungan melakukan suatu survei terhadap sejumlah responden yang banyak, hasilnya bila tidak ada larangan mudik maka 33 persen orang masih mudik. Artinya ada 81 juita orang akan mudik," kata Menhub Budi Karya di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (7/4/2011)

Larangan mudik Lebaran 2021 berlangsung selama 12 hari yaitu 6-17 Mei 2021 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri. Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan yang disinyalir bakal berpotensi menularkan COVID-19.


"Tetapi kalau ada larangan mudik, orang yang ingin mudik 11 persen dengan angka 27 juta. Itu jumlah yang banyak dan kami mengidentifikasi tujuan mudik yang paling banyak dari Jabodetabek ke Jawa Tengah sebanyak 37 persen atau kurang lebih 12 juta, Jawa Barat 23 persen atau 6 juta dan Jawa Timur," ucapnya.

Menhub Budi Karya mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan polisi dan Kakorlantas agar secara tegas melarang mudik dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi. Semua bakal disekat, termasuk pengguna mobil pribadi maupun truk pelat hitam.


"Sehingga kami menyarankan agar bapak dan ibu tidak meneruskan rencana mudik dan tinggal di rumah," ucapnya.


Bagi daerah yang memang secara khusus banyak melakukan mudik seperti di Riau, dari Kalimantan ke Jawa dan di Jawa Timur, Menhub mengimbau tidak melakukan mudik.

"Di kereta api, kita akan melakukan pengurangan suplai dengan hanya memberikan kereta luar biasa dan secara khusus bagi aglomerasi katakanlah Jabodetabek lalu di Gerbang Kertosusila yaitu aglomerasi dari Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya Sidoarjo, Lamongan dan juga Bandung kita juga akan menurunkan suplai," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA