Duta antara Dua Kutub

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Luncurkan Buku

IN
Oleh inilahcom
Kamis 08 April 2021
share
 

Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, H. E. Esam Abid Al Thagafi, meluncurkan buku berjudul "Duta antara Dua Kutub" pada acara yang digelar oleh Wahid Foundation dan didukung oleh Indika Energy di Plataran Hutan Kota, Senayan, Kamis, (8/4/2021).

Buku ini bercerita tentang perjalanan karir dan pengalamannya selama menjadi diplomat di beberapa negara selama 38 tahun terakhir.Acara peluncuran buku ini bersamaan dengan diskusi bertajuk "Strengthening the Relation between Indonesia and MENA (Middle East North Africa) Countries".

Acara dihadiri oleh sejumlah duta besar dari negara-negara Timur Tengah dan Afrika untuk Indonesia.Turut hadir pula Arsjad Rasjid, Presdir Indika Energy sekaligus Calon Ketua Umum Kadin 2021 dan Direktur Wahid Foundation, Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid).

Yenny Wahid mengapresiasi terbitnya buku karya Esam Abid Al Thagafi dan mengatakan bahwa keberadaan buku tersebut menjadi gambaran betapa strategisnya posisi para diplomat dalam membangun peradaban manusia di dunia.

"Ini buku menarik, sarat pesan dan semangat menuju kebaikan bersama di tataran global. Karenanya, buku ini perlu disambut dengan semangat peningkatan kerjasama antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah lainnya dalam berbagai bidang", kata Yenny Wahid.

Selaras dengan Yenny, Arsjad Rasjid juga mengapresiasi hadirnya buku ini dan menambahkan betapa pentingnya membina relasi dalam dunia bisnis.

"Hubungan dagang, hubungan ekonomi, tidak akan terlepas dari hubungan yang terjalin sangat baik dari berbagai sisi. Sebagai pengusaha yang bergerak di bidang industri energi, hal inilah yang sejak lama saya upayakan untuk tercipta: membangun kepercayaan dengan negara-negarayang kuat sektor energinya, seperti Timur Tengah," kata Arsjad Rasjid.

Sementara itu dalam dialog "Strengthening the Relation between Indonesia and Middle East and North Africa countries", Arsjad Rasjid menekankan bahwa hubungan ekonomi tak harus selalu ditujukan kepada negara negara di bagian barat. Ia menilai negara di Timur Tengah, khususnya Arab Saudi memiliki peluang tinggi untuk mendatangkan investor.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia itu menyampaikan bahwa Indonesia akan membuka pintu sangat lebar bagi para investor, terlebih adanya proyek besar negara yaitu pemindahan Ibukota dari DKI Jakarta ke Kalimantan.

Arsjad juga menekankan bahwa investor menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia, di tengah masa pandemi covid-19. Selain itu dengan adanya Undang Undang Cipta Kerja, Arsjad menilai akan memudahkan investor asing untuk masuk dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

"Kerja sama perdagangan tidak harus selalu dengan Eropa, Timur Tengah dan Afrika juga punya peluang besar, terlebih Arab Saudi ingin mendatangkan investor banyak karena adanya proyek pemindahan ibukota," ujar Arsjad Rasjid.

Pada kesempatan itu, Dubes Arab Saudi, Esam Abid Althagafi dan para Duta Besar negara Arab juga menyatakan dukungan kepada Arsjad Rasjid maju memimpin Kadin Indonesia periode 2021-2026. Para duta besar mengaku siap meningkatkan hubungan diplomasi dan hubungan ekonomi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA