Pandemi, Ponsel Pintar Optimalkan Strategi Iklan

IN
Oleh inilahcom
Jumat 09 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Berdasarkan data per Maret 2021, sepanjang tahun 2020, PT DTI (Digital Technology Advertising Indonesia) menunjukan kinerja keuangan sehat dengan mendobrak tantangan lockdown dan kelesuan ekonomi.

Hal tersebut terlihat dari peningkatan tajam setinggi 120 persen dibandingkan total pencapaian pada 2019.

Salah satu strategi cerdas yang digencarkan adalah mengarahkan strategi pemasaran para klien (perusahaan, korporasi, dan/atau brand) untuk mengalokasikan dana pemasaran dari media perantara tradisional ke media perantara digital sepanjang tahun 2020. Semua prestasi ini dituai oleh PT DTI yang memiliki satu entitas yang sama dengan OPPO Ads.

PT DTI merupakan perusahaan penyedia pemasaran berbasis OEM (Original Equipment Manufacturer atau produsen peralatan asli) terbesar di Indonesia yang secara khusus beroperasi memasarkan media inventaris OPPO Smartphone (App Market, Browser, Theme Store, dan Lock Screen). Sebagai satu-satunya perusahaan penyedia OEM Ads di Indonesia untuk kanal periklanan inventaris OPPO, PT DTI telah bermitra dengan sekitar 108 merk terkemuka yang bergerak diberbagai sektor, seperti e-commerce, gaming, perbankan, otomotif, aplikasi hiburan, aplikasi O2O, telekomunikasi, FMCG, dan sebagainya.

Menurut pengakuan Sherly Luo, VP Sales & Marketing, PT DTI, kesuksesan dalam mengukir prestasi mencapai 220 persen sepanjang tahun 2020 merupakan manifestasi nyata pemahaman unggul akan perilaku OPPO smartphone user. "Dengan OPPO sebagai salah satu ponsel pintar terpopuler dan terfavorit di Indonesia, kami senantiasa menerapkan contoh praktek sukses dari pasar Tiongkok ke peta digital nasional di Indonesia. Tersedianya paket strategi kampanye digital yang fleksibel namun tetap memenuhi target pemasaran dari klien kami pun menjadi kunci pokok kesuksesan kinerja bisnis kami sepanjang tahun 2020".

Selama masa pandemi, mayoritas warga Indonesia menjalankan WFH total. Sebagian besar aktivitas pun bermuara pada kegiatan daring. OPPO Ads mencatat bahwa DAU (Daily Active User) ponsel pintar OPPO meningkat antara 32 persen hingga 40 persen. Selain itu, durasi pemakaian ponsel (screen time) juga meningkat sekitar 20 persen dari biasanya.

Tingkat penggunaan aplikasi pada pengguna ponsel pintar OPPO pun datang dari kategori e-commerce yang meningkat hingga 30 persen dan kategori news & entertainment, seperti video pendek atau gaming yang meningkat antara 10 persen - 30 persen.

Selain itu, jumlah unduh aplikasi di OPPO App Market (platform atau toko aplikasi ekosistem cerdas cetusan OPPO yang menyediakan jajaran aplikasi) juga mengalami peningkatan signifikan antara 15 persen hingga 35 persen.

"Fokus utama kami dalam menjalani 2020 adalah dengan merubah trajektori bisnis dan mencoba untuk melihat tantangan sebagai kesempatan dan peluang dalam menjalankan bisnis. Salah satu kunci pokok adalah pemahaman tingkah laku pengguna dan penyesuaian skala prioritas perusahaan guna berbaur dalam situasi tersebut. Hal ini menjadikan OPPO Ads mampu bertahan, bahkan berkembang lebih cepat di tahun 2020," tambah Sherly.

Paket kampanye yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing industri, sektor, dan kepentingan pencapaian kampanye. Misalnya, untuk aplikasi e-banking dan FMCG, OPPO Ads menghadirkan paket khusus ketika brand berkomitmen mengeksekusi kampanye jangka panjang, dan membantu menyediakan rancangan user journey efektif yang mengarahkan user ke laman e-commerce atau bahkan WhatsApp, sehingga komunikasi lebih efektif, interaktif, dan tepat sasaran karena menyelaraskan branding objective dengan perpaduan CRM.

Sebagaimana yang telah terbukti sepanjang tahun 2020, bahwa akselerasi digitalisasi kegiatan masyarakat yang berpusat pada digital nirkabel, maka peran OPPO Ads juga turut mendukung dan membantu industri baru dalam mendapatkan user growth dan branding exposure melalui performance dan branding campaign dengan OPPO App Market dan OPPO Browser yang direncanakan secara matang sesuai dengan kebutuhan masing-masing industri.

"Kami yakin tantangan pandemi dan kompetisi ini tidak akan menghalangi perkembangan kami, justru akan membantu kami maju dengan lebih cepat," pungkas Sherly. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA