Dua Perusahaan Masuk Radar KPK

PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja

IN
Oleh inilahcom
Rabu 14 April 2021
share
 

KPK Dalami Uang Korupsi ke PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja


INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mendalami proses kerja sama antara BIG dengan LAPAN di tahun 2015. Hari ini, penyidik memeriksa Kepala Badan Informasi dan Geospasial (BIG) tahun 2014-2016 Priyadi Kardono (PRK).

Priyadi adalah tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada BIG bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tahun 2015.

Penyidik juga menyelisik dugaan penerimaan sejumlah uang oleh Muchlis dan pihak lainnya di PT Ametis Indogeo Prakarsa (AIP) dan PT Bhumi Prasaja (BP).

"Dan dugaan adanya penerimaan sejumlah uang oleh tersangka MUM dan pihak-pihak lainnya dari PT AIP (Ametis Indogeo Prakarsa) dan PT BP (Bhumi Prasaja)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (14/4/2021).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Kepala BIG tahun 2014-2016 Priyadi Kardono, Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara LAPAN 2013-2015 Muchamad Muchlis, dan Komisaris Utama PT Ametis Indogeo Prakarsa (AIP) Lissa Rukmi Utari sebagai tersangka dalam kasus ini.

Perkara bermula pada tahun 2015 ketika BIG melaksanakan kerja sama dengan LAPAN dalam pengadaan CSRT dengan total anggaran sebesar Rp187 miliar.

Diduga dalam proyek tersebut merugikan negara sekira Rp179,1 miliar.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA